Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolres Semarang Tingkatkan Kewaspadaan Setelah Penangkapan Terduga Teroris di Wilayahnya

Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris dari beberapa tempat

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kapolres Semarang Tingkatkan Kewaspadaan Setelah Penangkapan Terduga Teroris di Wilayahnya
Kompas.com
Densus 88 

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN - Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris dari beberapa tempat sepanjang Sabtu (19/12/2015) dan Minggu (20/12/2015) kemarin.

Dari dua lokasi penangkapan, diketahui tiga terduga teroris merupakan warga asal Kabupaten Semarang.

Menanggapi tertangkapnya tiga terduga teroris asal Kabupaten Semarang tersebut, Kapolres Semarang AKBP Latif Usman menegaskan, pihaknya akan memperketat penjagaan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Penjagaan ekstra akan diterapkan pada tempat ibadah dan perbatasan wilayah, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016.

"Itu masih kita lidik (selidiki), tetap kita antisipasi. Yang jelas kewenangan penuh Densus 88, kami hanya imbangi saja dengan menggelar pengamanan kegiatan masyarakat," kata Latif saat dihubungi, Senin (21/12/2015).

Seluruh jajaran, menurut Kapolres akan melakukan gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2015 pada 23 Desember 2015 mendatang.

Operasi tersebut berlangsung selama tujuh hari hingga 2 Januari 2016, dalam rangka pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan personel yang hampir sama seperti pengamanan Pilkada 2015," ucapnya.

Ia menjelaskaan, fokus pengamanan nantinya ada diterapkan pada sejumlah gereja dan pusat keramaian.

Sedangkan satuan pengamanan yang hendak dilibatkan adalah seluruh personel, baik yang bertugas di Polres Semarang maupun Polsek.

"Ada perayaan gereja di Ambarawa dan Ungaran, di samping gereja-gereja kecil lainnya. Serta kegiatan masyarakat di Bandungan, Ungaran, dan Gua Maria Kerep Ambarawa," kata Latif.

Tiga warga Semarang

Di desa Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, polisi menahan Abu Karim alias AJ yang belakangan diketahui sebagai warga Plumbon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Kemudian di Mojokerto, Jawa Timur, Densus 88 juga menahan pasangan suami-istri M Choirul Amin dan Linda HP, yang mengontrak rumah di Desa Trowulan.

Pasangan tersebut diketahui berasal dari Dusun Gumuk, Desa Jetis, Kecamatan Kaliwungu, Semarang.
Penulis : Kontributor Ungaran, Syahrul Munir

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas