Polisi Olah TKP Ledakan Diduga Bom Molotov di Bawah Mobil TV One
Tim Indentifikasi Polrestabes Bandung olah tempat kejadian perkara ledakan diduga bom molotov tak jauh dari rumah dinas Wali Kota Bandung.
Penulis:
Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Tim Indentifikasi Polrestabes Bandung olah tempat kejadian perkara ledakan diduga bom molotov tak jauh dari rumah dinas Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.
Pada malam pergantian tahun, Jumat (1/1/2016), benda diduga bom molotov meledak persis di bawah mobil APV nomor polisi B 1266 TOB milik TV One yang terparkir tak jauh dari rumah dinas Wali Kota Bandung di Jalan Dalem Kaum, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat.
Pantauan Tribun Jabar, tim identifikasi Polrestabes Bandung masih bekerja di lokasi yang pascakejadian sudah dipasangi garis polisi dan dijaga aparat. Terpantau, tim menandai sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian menggunakan angka 1 sampai 13.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.20 WIB di mana saat itu banyak masyarakat sedang menikmati malam tahun baru di halaman masjid, lapangan alun-alun, dan sekitarnya.
Tiba-tiba warga mendengar dan terkejut bunyi ledakan kuat bersumber dari bawah mobil TV One dan menyisakan serbuk putih. Sementara mobil yang menjadi target ditandai kapur merah muda dan biru muda berbentuk persegi panjang, sedangkan di samping kiri terdapat tanda tiga bulatan.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan petugas masih menyelidiki bom molotov berisi paku dan mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap pelakunya.
"Masih dilakukan penyelidikan apakah peledakan itu masuk katagori molotov yang membakar atau mercon yang dimodifikasi atau bom low eksplosive," ujar Sulistyo.
Belum ada pihak yang bertanggungjawab atas peristiwa tersebut dan petugas masih mencocokkan petunjuk yang didapat dengan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.
"Barang bukti pecahan ledakan yang ada di lokasi kejadian juga telah diamankan pagi ini dan dibawa ke Laboratorium Forensik Mabes Polri," sambung Sulistyo.
Baca tanpa iklan