Sebelum Pukul Lukman, Oknum TNI AD Tinju Eko
Lukman menegur SY, teguran itu membuat SY emosi.
Penulis:
Wakos Reza Gautama
Editor:
Wahid Nurdin
Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama
TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Lukmannul Hakim mengaku tidak hanya dirinya yang menjadi korban pemukulan oleh oknum TNI AD, kapten SY.
Korban lainnya adalah Eko. Eko mengatakan, pada Sabtu (2/1/2016) malam ia pergi keluar rumah mengendarai mobil.
Pada saat hendak keluar gang, kata dia, dari arah berlawanan datang SY mengendarai mobil.
"Mobil dia (SY) tidak bisa masuk gang. Saya lalu mundur untuk memberi jalan dia," kata Eko, Senin (4/1/2016).
Bukannya memajukan mobil, ucap Eko, SY keluar dari mobil sambil marah-marah.
Eko mengatakan, SY menyuruhnya membuka pintu mobil.
Begitu kaca terbuka, tutur Eko, SY meninju wajahnya tiga kali.
SY lalu pergi masuk ke dalam gang.
Sampai di dekat musala Al Amin Jalan Rawa Bengkel, Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, SY berhenti.
Menurut Lukman, SY mencari ayah Eko yang berada di dalam musala sedang mengikuti acara maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketika itu, kata Lukman, SY membuka kaca nako musala mencari ayah Eko.
Lukman menegur SY, teguran itu membuat SY emosi.
Lukman mengatakan, SY memegang pipinya mengajaknya berantem.
"Tiba-tiba dia (SY) memukul wajah saya. Saya balas pukul. Setelah itu dipisahkan warga sekitar," papar Lukman.
Lukman lalu melaporkan hal itu ke Detasemen Polisi Militer Angkatan Darat. Laporan itu tertuang dalam surat tanda bukti laporan pengaduan nomor TBLP-01/I/2016/II-3.
Diberitakan, Lukmannul Hakim (43), mengaku dipukul oleh oknum TNI AD Kapten SY, anggota Kodim 0427 Way Kanan.
Menurut Lukman, oknum tersebut memukul wajahnya di depan musala Al Amin di Jalan Rawa Bengkel, Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, pada Sabtu (2/1/2016) malam saat digelar pengajian Maulud Nabi Muhammad SAW.(*)
Baca tanpa iklan