Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mencuri Untuk Bersenang-senang di Lokalisasi, Sugiyono Babak Belur Dipukuli

Ia pun berteriak meminta pertolongan warga laiinnya dan kemudian bersama-sama mengepung tersangka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Mencuri Untuk Bersenang-senang di Lokalisasi, Sugiyono Babak Belur Dipukuli
IST
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN  -  Seorang pria terpergok warga berada di kantor Taman Kanak-kanak (TK) di Sariharjo, Ngaglik, Sleman, saat tengah malam.

Warga pun curiga pria itu akan melakukan tindak pencurian.

Pria yang identitasnya diketahui bernama Sugiyono (33) warga Wates, Kulonprogo tak dapat berkutik saat puluhan warga mengepungnya yang tengah beraksi.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Riyanto, Selasa (5/1/2016) mengatakan kasus tersebut terjadi belum lama ini.

Sugiyono berhasil masuk ke kantor TK dan bermaksud untuk mencuri dengan merusak jendela menggunakan obeng yang sejak semula ia bawa.

Aksi tersangka diketahui seorang warga yang tengah pulang ronda, Bejo Utomo (45).

Rekomendasi Untuk Anda

Bejo melihat orang tak dikenal tengah melakukan aktivitas mencurigakan di kantor TK.

Ia pun berteriak meminta pertolongan warga laiinnya dan kemudian bersama-sama mengepung tersangka.

Tak bisa kabur, tersangka lantas berhasil dikeluarkan. Warga menyambutnya dengan hantaman main hakim sendiri.

Setelah puas, warga lantas menyerahkannya ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Sugiyno mengaku bersepeda dari Wates hingga ke wilayah Ngaglik untuk mencuri.

Jika aksinya itu berhasil, rencananya akan digunakan untuk membeli rokok dan bersenang-senang di Pasar Kembang.

"Saya nyepeda dari Magrib, sampai sini sudah malam," terangya.

Panit II Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Yulianto, menambahkan ada dugaan sepeda yang digunakan tersangka didapat dari hasil mencuri.

"Tersangka ini sebelumnya juga pernah beraksi di wilayah lain. Sepedanya yang digunakan juga dibeli dari hasil uang curian," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas