Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korban Perampokan di Kapal Itu Santri Ponpes di Lampung Yang Melarikan Diri

Leo ditemukan oleh warga dan langsung dilaporkan ke Polsek Genuk hingga mendapat perawatan di RSI Sultan Agung

Korban Perampokan di Kapal Itu Santri Ponpes di Lampung Yang Melarikan Diri
oncallinternational.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG -- Leo Shaefitra (27) warga Desa Sosok RT 03 RW 01 Kecamatan Sosok, Kabupaten Samgung, Pontianak, Kalimantan Barat, yang sebelumnya ditemukan tergeletak di daerah Trimulyo, Genuk, Kota Semarang rupanya merupakan santri pondok pesantren di Lampung.

Leo ditemukan oleh warga dan langsung dilaporkan ke Polsek Genuk hingga mendapat perawatan di RSI Sultan Agung, Sabtu (9/1/2016) malam.

Leo melarikan diri lantaran tidak tahan berada di pondok pesantren tersebut.

Menurut Leo, dia sudah menimba ilmu di pesantren tersebut selama tujuh bulan hingga Desember 2015 lalu memutuskan untuk melarikan diri dari pondok pesantren tersebut.

"Saya kabur dari pondok, tidak betah," kata Leo.

Leo mengatakan, awalnya dia hendak kembali ke Pontianak setelah sampai di Pelabuhan Merak namun uangnya dirampok saat berada di kapal.

"Uang itu rencananya untuk beli tiket pesawat," katanya.

Tidak memiliki uang, Leo pun panik dan memutuskan berjalan kaki ratusan kilometer dari Pelabuhan Merak, Banten hingga ditemukan di Kota Semarang.

Dia menuju ke Kota Semarang berjalan kaki berharap bisa sampai di Pelabuhan Tanjungmas.

"Saya tergeletak, sudah tidak kuat. Akhirnya dibantu warga dibawa ke kantor polisi," katanya.

Selama perjalanan dari Banten ke Kota Semarang, Leo mengaku kerap tinggal di masjid. Urusan makan minum, Leo mengatakan air ledeng di masjid dan makanan pemberian orang yang membuatnya bertahan hidup.

"Kadang makan dua hari sekali, pernah juga lima hari sekali," katanya.

Sembari menunggu perawatan, Leo berharap bisa kembali ke kampungnya di Pontianak, Kalimantan Barat. (Muhammad Radlis)

Ikuti kami di
Penulis: Muh Radlis
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas