Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Malapraktik, Kepala Bayi Putus saat Proses Persalinan

Berdasarkan informasi yang santer berkembang di Polres Asahan, usai melihat kepala bayi putus, bidan DS meletakkan kepala bayi di kamar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Jefri Susetio
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Diduga Malapraktik, Kepala Bayi Putus saat Proses Persalinan
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Seorang ibu, Farida Hanum melahirkan dibantu DS, bidan Desa Aek Tarum, Bandar Pulau, Asahan, Minggu (10/1/2016) malam.

Tapi dalam proses persalinan kepala bayi putus, dan badan bayi masih tertinggal di rahim.

Berdasarkan informasi yang santer berkembang di Polres Asahan, usai melihat kepala bayi putus, bidan DS meletakkan kepala bayi di kamar.

Setelah itu, dia melarikan Faridam Hanum ke Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Manan Simatupang.

Namun, sebelum dilakukan operasi, badan bayi Farida Hanum sudah keluar dari rahim.

Kini, Farida masih menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk pemulihan pascamelahirkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, keluarga Farida Hanum melaporkan dugaan malpraktek ke Polres Asahan.

Hingga berita ini diturunkan penyidik masih memeriksa keterangan empat saksi.

Adapun keempat saksi yang diperiksa adalah DS selaku bidan yang menolong proses persalinan, B (35) suami dari Farida, RS dan M tetangga keluarga Farida Hanum.

Kapolres Asahan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tata Dirsa Atmaja mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan kepada DS terkait putusnya kepala bayi saat proses persalinan.

“Mereka masih diperiksa, dan sampai saat ini keterangannya masih dikumpulkan," ujarnya saat dihubungi, Senin petang.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas