Kapendam III Siliwangi: Sepak Terjang Gafatar Belum Mengarah Makar
Meski dianggap sempalan Negara Islam Indonesia (NII), Kodam III Siliwangi menilai Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) belum mengarah ke makar.
Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Meski dianggap sempalan Negara Islam Indonesia (NII), Kodam III Siliwangi menilai Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) belum mengarah ke makar.
Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kolonel Arm Robertson Ismail, mengatakan kegiatan Gafatar belum terpantau mengancam konstitusi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Mereka hanya menyebarkan ideologi berbeda dari yang ada di kita," ujar Robertson kepada wartawan di Markas Kodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jabar, Rabu (13/1/2016).
Kodam III SIliwangi terus berkomunikasi dengan masyarakat agar tak mudah terpengaruh oleh paham menyesatkan dan cara efektif menangkal harus lewat pertemuan langsung.
"Kami tidak bisa melarang untuk menganut keyakinan tertentu. Tapi kami harus memberikan pencerahan karena ideologi juga ancaman sehinga perlu ditingkatkan daya tangkal agar tidak mudah terpengaruh dengan ideologi sesat sehingga ketahanan nasional tetap terjaga," ujar Robertson.
Jabar masih terbuka bagi masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan sehingga belum perlu ada penyekatan. Apalagi belum ada indikasi tindakan Gafatar mengganggu keamanan dan ketertiban Jabar.
"Presiden saja masih melakukan kegiatan di Jabar, berarti jabar itu aman dan kondusif," sambung Robertson.