Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Suami Istri Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi Ini Ditangkap Saat Menginap di Hotel

Lima pelaku pembuat dan pengedar uang palsu diamankan Polsek Semarang Utara.

Suami Istri Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi Ini Ditangkap Saat Menginap di Hotel
Tribun Jateng/ Radlis
pengedar uang palsu lintas provinsi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG- Lima pelaku pembuat dan pengedar uang palsu diamankan Polsek Semarang Utara.

Tiga pelaku ditangkap di sebuah hotel di daerah Semarang Utara, Kota Semarang, sedangkan dua lainny di Secang, Magelang.

Ternyata, empat dari pelaku merupakan dua pasang suami istri.

Pelaku bernama Aris Yuliawan (37) warga Secang, Magelang dan istrinya Irnti Lisnawati (22) warga Soreang, Bandung dan Dedi Kusmawansyah (35) warga Ketapang, Kalimantan Basat dan istrinya Hindun (29) warga Bandung Barat.

Sedangkan satu orang pelaku lainnya bernama Samsul Bahri (41) warga Ketapang, Kalimantan Barat.

Aris dan istrinya mencetak uang palsu di rumah kontrakannya di Secang, Magelang, sementara pelaku lainnya mengedarkan uang palsu tersebut di daerah Kalimantan.

Ketiga pelaku, Dedi, Hindun, dan Samsul sebelumnya menginap di hotel Jalan Kolonel Sugiyono, Semarang Utara.

Penangkapn dilakukan setelah seorang pemilik toko kelontong dibayar pakai uang palsu saat seorang pelaku membeli rokok.

"Kami dapat laporan, langsung kami lakukan penyelidikan. Kami geledah dan temukan uang palsu satu lembar Rp 100 ribu, tiga lembar pecahan Rp 50 ribu dan dua lembar Rp 20 ribu di dompet Samsul," kata Kapolsek Semarang Utara, Kompol Sulkhan, Rabu (13/1/2016).

Dari kamar Samsul, petunjuk mengarah ke kamar sebelah di hotel yang sama yang ditempati oleh pasangan suami istri, Dedi dan Hindun.

Kamar Dedi dan Hindun pun digeledah dan ditemukan uang palsu pecahan Rp 50 ribu di dalam dompet Dedi, dan delapan lembar pecahan Rp 50 ribu uang palsu di dompet Hindun.

Tak puas, polisi kembali menggeledah ulang dua kamar hotel tersebut dan mendapati uang palsu di dalam tas milik Samsul senilai Rp 49,9 juta.

Penulis: Muh Radlis
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas