Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Usai Rampok Uang PT Pos, Habib Coba Kabur ke Pekanbaru

Warga Desa Matondang, Lubuk Barumun, Palas ini melarikan diri ke arah Pekanbaru dengan membawa uang pembagian perampokan sebanyak Rp10 juta.

Usai Rampok Uang PT Pos, Habib Coba Kabur ke Pekanbaru
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
TEKS FOTO: Kapolres Tapsel, AKBP Roni Santama (baju dinas polisi) dan Kasat Reskrim Polrest Tapsel, AKP Jama Kita Purba (kemeja biru) saat memperlihatkan tersangka Ardin dan Habib di Polres Tapsel 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -   Usai merampok uang senilai Rp 665 juta milik PT Pos Cabang Sipiongot, Habib Rosyadi Rangkuti (33), sempat melarikan diri.

Warga Desa Matondang, Lubuk Barumun, Palas ini melarikan diri ke arah Pekanbaru dengan membawa uang pembagian perampokan sebanyak Rp10 juta.

"Setelah mendapat uang pembagian hasil perampokan, tersangka Habib kabur ke Pekanbaru. Dia tahu pada saat itu tengah kami kejar," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan, Ajun Komisaris Jama Kita Purba, Sabtu (23/1/2016) siang.

Tersangka lainnya bernama Ardin Sayur Nasution (41) warga Desa Pasar Sipiongot, Dolok, Paluta, yang merupakan Kepala PT Pos Cabang Pasar Sipiongot pada waktu itu telah diamankan.

Dari keterangan Ardin, diketahui bahwa pelaku lainnya berinisial YSH.

"Karena tersangka Habib kabur ke Pekanbaru, saya dan anggota langsung menuju ke Pekanbaru. Saat itu, posisi tersangka Habib sudah berada di jalan lintas Sumatera," ungkap Jama.

Saat polisi melacak nomor selular tersangka Habib, ia diketahui berada di Desa Ramba, Riau. Polisi pun mengikuti jejak tersangka.

"Setelah kami tiba di Desa Ramba, tersangka ini ternyata lagi makan di warung miliknya H Alung. Saat itu, tersangka langsung kita tangkap," ujar Jama.

Dari tangan tersangka Habib, disita barang bukti uang tunai Rp10 juta. Selain itu, disita pula satu unit handphone merk Samsung warna putih.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas