Terduga Teroris Chandra Pernah Jadi Anggota FPI Belopa
Chandra yang ditangkap anggota Detasemen Khusus 88 Atiteror, bersama Andri alias Awi, di Luwu benar pernah menjadi anggota Front Pembela Islam.
Penulis:
Fahrizal Syam
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Chandra yang ditangkap anggota Detasemen Khusus 88 Atiteror, bersama Andri alias Awi, di Luwu benar pernah menjadi anggota Front Pembela Islam.
Densus 88 Antiteror bersama Polres Luwu meringkus dua terduga teroris pada Senin (25/1/2016).
Ketua FPI Makassar, Agussalam membantah terduga teroris Chandra adalah Ketua FPI Belopa seperti banyak diberitakan setelah ia ditangkap.
"Dia itu bukan Ketua FPI, dia tak pernah menjadi ketua dan sudah lama keluar dari FPI," kata Agussalam saat dihubungi Tribun Timur.
Agussalam mengakui Candra memang pernah bergabung ke FPI namun keluar karena berbeda gerakan dengan organisasi ini.
"Dia itu memang berbeda pemahaman dengan kita dan tak ada lagi kaitannya dengan FPI," tegas dia.
Informasi penangkapan dua terduga teroris Chandra dan Andri berdasarkan informasi Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Frans Barung Mangera, melalui pesannya ke awak media.