Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sabu Ratusan Kilogram di Jepara Diduga Bukan Hanya Milik Jaringan Pakistan

Bahkan, diperkirakan bukan hanya jaringan Pakisatan, melainkan melibatkan jaringan internasional lainnya.

Sabu Ratusan Kilogram di Jepara Diduga Bukan Hanya Milik Jaringan Pakistan
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Badan Narkotika Nasional menggerebek gudang mebel di Desa Pekalongan RT 07 / RW 02, Kecamatan Bate Alet, Jepara, Rabu (27/1/2016), dan berhasil menemukan sekitar 100 kilogram sabu. 

TRIBUNNEWS.COM, REMBANG  -  Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari, memimpin langsung penggerebekan gudang Narkoba di Jepara, Rabu (27/1/2016).

Menurut dia, narkoba jenis sabu yang ditemukan di lokasi diperkirakan mencapai ratusan kilogram (kg).

"Jumlah pastinya berapa masih dihitung, yang jelas banyak sekali, ratusan. Ini sementara dibawa dulu, besok akan dilanjut," ucapnya, usai penggerebekan yang berakhir pada sekitar pukul 19.30 WIB.

Dijelaskan, untuk mengelabuhi petugas, selain berkedok gudang mebel, sindikat ini memasukkan sabu ke dalam sparepart genset.

"Ya, dimasukkan ke sparepart genset, di dalam semacam tabung," jelasnya.

Disinggung mengenai kualitas sabu yang ditemukan, menurut Arman, itu jelas kualitas nomor satu.

"Ya kualitas yang bagus, pasti itu," ujarnya.

Disampaikan Arman, hingga saat ini pihaknya sudah mengamankan delapan orang untuk dimintai keterangan.

Termasuk, pemilik, penjaga, penyewa gudang, serta warga negara asing yang diketahui sebagai warga negara Pakistan.

"Identias jelasnya, besok akan kami sampaikan dalam gelar," ujar dia.

Disinggung apakah ini merupakan sindikat narkoba internasional, Arman tak menampiknya.

Bahkan, diperkirakan bukan hanya jaringan Pakisatan, melainkan melibatkan jaringan internasional lainnya.

"Ada beberapa jaringan, termasuk Pakistan," ucap dia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) akan datang ke Jepara, untuk melakukan gelar perkara, Kamis (28/1/2016).

"Besok (hari ini.red) bapak akan ke sini," ucap seorang pria, yang mengawal Arman masuk ke mobil Kijang Innova. (tribun jateng/yan)

Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas