Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pelaku Perampokan Sopir Lintas Dibekuk di Nias Selatan

Ia ditangkap usai melakukan perampokan dan pemerasan terhadap sopir truk di Desa Hilimagai, Toma, Nias Selatan, Selasa (2/2/2016) dinihari.

Pelaku Perampokan Sopir Lintas Dibekuk di Nias Selatan
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Tersangka perampokan dan pemerasan sopir truk lintas yang diamankan petugas Polres Nias Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  Bakari Nakhe (25), pria pengangguran yang tinggal di Desa Hilimagari, Kecamatan Toma, Nias Selatan meringis saat dibekuk petugas Polres Nias Selatan.

Ia ditangkap usai melakukan perampokan dan pemerasan terhadap sopir truk di Desa Hilimagai, Toma, Nias Selatan, Selasa (2/2/2016) dinihari.

Tersangka ditangkap berdasarkan laporan korbannya Pardianto (37) warga Dusun I, Sei Mencirim Gang Rambutan, Suka Maju, Sunggal Deli Serdang dan supir cadangan bernama Arpian (34) warga Desa Lubuk Palas, Silau Laut, Kisaran.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Komisaris Besar Helfi Assegaf, kasus perampokan dan pemerasan ini bermula saat kedua korbannya melintas di sekitar lokasi dengan membawa truk yang berisi puluhan kardus air mineral.

Saat melintas, tersangka bersama teman-temannya mengadang truk korban.

Setelah berhasil menghentikan truk korban, Bakari yang mengotaki perampokan ini lantas memaksa Pardianto untuk turun dari atas truk. Ia kemudian memintai sejumlah uang kepada korban.

"Saat tersangka melancarkan aksinya, korban sempat menolak memberikan uang. Saat itu, tersangka langsung memukuli korban hingga babak belur," ungkap Helfi, Selasa siang.

Tak puas memukuli korban, pelaku dan rekan-rekannya langsung merampas dompet milik Pardianto. Di dalam dompet tersebut terdapat sejumlah uang yang nilainya mencapai Rp 800 ribu.

"Usai mengambil dan merampas uang korban, tersangka pun membagi-bagikan uang itu kepada temannya. Setelah mendapat laporan korban, personil Provost dan Intel (Polres Nias Selatan) langsung menuju lokasi," ungkap Helfi.

Saat berada di lokasi, tersangka hendak kabur bersama rekan-rekannya. Namun, karena sudah terbukti melakukan perampokan, tersangka ditangkap dan dibawa ke Polres Nisel untuk pemeriksaan.(*)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas