Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dua Penculik Kamal Bahri Kabur Bawa Senjata AK-47

Kedua penculik itu terdeteksi menenteng senjata api (senpi) laras panjang jenis AK-47 dalam pelariannya.

Dua Penculik Kamal Bahri Kabur Bawa Senjata AK-47
Serambi Indonesia/Budi Fatria
Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi melihat kondisi Mobil Suzuki Carry Pikap yang rusak berat usai tabrakan dengan Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi (tengah) didampingi Direskrim Umum, Kombes Pol Nurfallah (kanan) dan Kabid Humas, Kombes Pol T Saladin (kiri) memperlihatkan barang bukti yang digunakan oleh pelaku penculik Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kamal Bahri (49), di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa (2/2/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSUKON - Tim Kepolisian Daerah (Polda) Aceh bersama empat kepolisian resor (polres) terus memburu dua pria yang ikut menculik Kamal Bahri (42).

Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh ini diculik 28 Januari 2016 dan dibebaskan Senin (1/2/2016) pagi setelah ditebus istrinya Rp 680 juta.

Kedua penculik itu terdeteksi menenteng senjata api (senpi) laras panjang jenis AK-47 dalam pelariannya.

Keempat polres yang dilibatkan Polda Aceh dalam menguber kedua tersangka itu adalah Polres Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, dan Polresta Banda Aceh.

"Kita buru sampai dapat," kata Direktur Reskrim Umum (Disreskrim Um) Polda Aceh, Kombes Pol Nurfallah, kepada Serambi (Tribunnews.com Network), Selasa (2/2/2016).

"Berdasarkan cerita dari korban yang diculik, ada empat pria yang terlibat. Dua orang yang masih kabur itu membawa senpi jenis AK-47. Karena itu, kita akan terus mengejar mereka sampai berhasil ditangkap," ucap Nurfallah.

Menurut Nurfallah, kedua pria itu sudah lari ke kawasan pegunungan di pedalaman Aceh Utara. Pihaknya sudah berhasil mendeteksi keberadaan mereka.

Namun ia mengaku belum saatnya menyebutkan lokasi persembunyian kedua pria itu, karena sedang diuber polisi.

"Ada sekitar 75 petugas yang kita libatkan untuk mengejar mereka," katanya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono melalui Kasat Reskrim AKP M Yasir menyebutkan, selain petugas di Reskrim, Polres Lhokseumawe juga melibatkan tim pemburu dari Satuan Intelkam untuk mengejar dua pria yang buron itu.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas