Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Konjen Malaysia Diminta Tak Tutup Mata Terkait Penyiksaan TKI

Kedatangan sejumlah mahasiswa AMPB SU ini terkait kabar penyiksaan dan penelantaran tenaga kerja Indonesia asal Tanjung Balai bernama Sarah Febrina

Konjen Malaysia Diminta Tak Tutup Mata Terkait Penyiksaan TKI
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Sejumlah massa AMPB SU saat menggelar aksi di depan Konjend Malaysia Jl Diponegoro, Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  Konsulat Jendral (Konjen) Malaysia yang berada di Jl Diponegoro, Medan didatangi sejumlah massa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa Sumatera Utara (AMPB SU).

Kedatangan sejumlah mahasiswa AMPB SU ini terkait adanya kabar penyiksaan dan penelantaran tenaga kerja Indonesia asal Tanjung Balai bernama Sarah Febrina.

"Kedatangan kami ke sini untuk meminta pertanggungjawaban Konjen Malaysia atas kasus-kasus penyiksaan dan perdagangan orang. Salah satu kasus yang harus segera dituntaskan adalah penyiksaan TKI bernama Sarah Febrina," ungkap Kordinator Aksi AMPB SU, Jansen Sitorus, Rabu (3/1/2016) siang..

"Selama bekerja di Malaysia, Sarah kerap disiksa dan tidak digaji. Untuk itu, pemerintah Malaysia melalui Konjend nya jangan tutup mata atas persoalan penyiksaan TKI ini," lanjutnya.

Menurut Jansen, kasus penyiksaan terhadap TKI bukan lagi merupakan persoalan baru. Ia mengatakan, selama bertahun-tahun, masih saja ada kasus penyiksaan dan penelantaran yang terjadi di Malaysia.

"Kasus Sarah ini menjadi gambaran, betapa pekerja kita sama sekali tidak dihargai. Bahkan, banyak dari pekerja Indonesia yang sering tidak digaji seperti halnya Sarah," ungkap massa dengan pengeras suara.

Menurut massa AMPB SU, kasus Sarah ini haruslah menjadi perhatian pemerintah Malaysia dan Indonesia. Kasus serupa tidak boleh terjadi lagi, mengingat tenaga kerja Indonesia (TKI) adalah pahlawan devisa.

"Konjen Malaysia harus membantu keluarga Sarah untuk menemukan keberadaannya. Jangan kasus ini dibiarkan begitu saja hingga berlarut-larut," ungkap massa AMPB SU.(*)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas