Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iptu Syahir Dikenal Tetangga Sebagai Sosok yang Ramah  

Mereka biasanya sekedar ngobrol atau main permainan PlayStation.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Iptu Syahir Dikenal Tetangga Sebagai Sosok yang Ramah   
TRIBUN LAMPUNG/WAKOS GAUTAMA
Suasana kompleks rumah dinas Kanit Resmob Polresta Bandar Lampung, Iptu Syahir Lubis. Pria yang juga menjabat Kanit Tindak Pidana Korupsi ini ditemukan tewas di dalam rumah dinasnya samping markas Polresta Bandar Lampung, Sabtu (6/2/2016) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG  -  Para tetangga Kanit Resmob merangkap Kanit Tipikor Polresta Bandar Lampung Inspektur Satu Syahir Perdana Lubis mengaku kaget dengan kematian Syahir secara memilukan.

Bagi para tetangga, Syahir adalah orang yang ramah.

Hendro Irawan, salah satu tetangga yang tinggal di depan rumah dinas Polresta Bandar Lampung tempat Syahir menetap, mengatakan, Syahir adalah orang yang ramah.

Setiap bertemu, kata pria yang berprofesi sebagai dokter ini, Syahir pasti menyapa dirinya.

“Dia pasti menyapa setiap ketemu saya. Orangnya ramah,” ujar dia, Minggu (7/2/2016).

Hendro mengaku memang tidak begitu mengenal sosok Syahir. Ini dikarenakan keduanya jarang bertemu dan berbincang karena kesibukan masing-masing.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama tinggal di rumah dinas itu, kata Hendro, terkadang ramai teman-teman Syahir berkumpul.

Mereka biasanya sekedar ngobrol atau main permainan PlayStation.

Yati, tetangga lainnya, pun tak menyangka dengan kepergian Syahir.

Sama seperti Hendro, Yati juga tidak terlalu mengenal Syahir. Ia mengatakan, hanya melihat Syahir saat perwira muda itu keluar dari rumahnya.

“Dia biasanya keluar rumah pakai mobil. Saat ada saya di jalan, dia buka kaca pintunya lalu menyapa saya,” tutur dia.

Syahir ditemukan tewas bunuh diri di rumah dinasnya pada Sabtu (6/2/2016) sore.

Syahir meninggal dunia dengan cara menembak kepalanya sendiri. Diduga penyebab Syahir mengakhiri hidupnya karena depresi penyakit lambungnya tak kunjung sembuh. (*) 

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas