Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satu Korban Miras Oplosan Kristis dan Alami Gangguan Penglihatan

Hingga selam dokter berusaha menetralisir dengan melakukan cuci darah walaupun ginjalnya masih berfungsi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Satu Korban Miras Oplosan Kristis dan Alami Gangguan Penglihatan
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Polresta Yogyakarta melakukan penyitaan puluhan botol minuman keras (miras) dari tiga kafe, warung jamu dan kurir miras. 

Laporam Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNNNEWS.COM, SLEMAN - Satu di antara korban miras oplosan yang dirawat di RSUP dr Sardjito dinyatakan kritis.

Pasien tersebut mengalami gangguan penglihatan serta pendarahan pada lambung.

"Methanolnya sudah terurai dan meracuni mata. Itu sudah terlambat. Saat ini, melihat kondisi darahnya yang sudah parah, kita netralisir dengan melakukan cuci darah walaupun ginjalnya masih berfungsi. Namun harapannya tipis," terang dr Faisal Heryono SpPD, selaku ahli penyakit dalam, di ruang diklat RSUP dr Sardjito, Selasa (9/2/2016).

Sementara itu, informasi terbaru dari RSUP dr. Sardjito, menyebutkan jumlah korban oplosan yang masuk ke sana totalnya 18 orang (bukan seperti yang diberitakan sebelumnya).

Tercatat 2 orang meninggal saat di lokasi, 4 orang meninggal usai menjalani perawatan, 5 orang sedang dirawat (termasuk yang kritis), serta 7 orang yang lain sudah diperbolehkan pulang.

"Manifestasi kebutaan adalah 1 hingga 3 hari, bisa juga beberapa jam. Semua tergantung kecepatan metabolismenya. Sehingga pasien yang dipulangkan, bisa dipastikan tidak akan mengalami kebutaan," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas