Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pangdam Wirabuana: Negara Asing Incar Indonesia

Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, mengatakan negara asing saat ini sedang mengincar untuk menguasi Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pangdam Wirabuana: Negara Asing Incar Indonesia
Tribun Timur/Fahrizal Syam
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kemeja putih) menghadiri Dialog Kebangsaan Bela Negara di Makassar Golden Hotel, Sulawesi Selatan, Minggu (21/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti, mengatakan negara asing saat ini sedang mengincar untuk menguasi Indonesia.

Menurut Agus suatu saat nanti Indonesia akan menjadi negara yang berperan sangat penting dan sangat strategis sehingga menjadi rebutan negara asing.

"Untuk merebut dan menghancurkan negara kita bukan lagi dengan perang secara fisik tetapi perang sosial. Bangsa asing masuk merusak budaya kita hingga akhirnya melemahkan kita," kata Agus dalam Dialog Kebangsaan Bela Negara di Makassar Golden Hotel, Makassar, Minggu (21/2/2016).

Agus mengatakan kemampuan bela negara menjadi hal penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ia melanjutkan, ada lima unsur yang harus diketahui masyarakat Indonesia demi mewujudkan kemananan dan keutuhan bangsa.

"Cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara Indonesia, yakin akan pancasila sebagai ideologi bangsa, rela berkorban untuk bangsa dan negara, dan yang terakhir memiliki kemampuan bela negara. Semua unsur itu harus kita pahami," ungkap suami Bella Saphira ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Pangdam VII Wirabuana, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, turut menjadi pembicara dalam dialog ini.

Mereka berbicara di hadapan ribuan orang yang terdiri dari komunitas Tionghoa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, organisasi kemahasiswaan, dan organisasi kegamaan.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas