Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BBPOM Butuh Sampel untuk Pastikan Benda Menyerupai Kaki Katak

Sejauh ini BBPOM Bandung hanya melihat benda menyerupai kaki katak itu melalui foto

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Meski sudah melakukan pengecekan terhadap pengolahan pabrik susu kemasan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung tetap membutuhkan sampel benda yang menyerupai kaki katak.

Sejauh ini BBPOM Bandung hanya melihat benda menyerupai kaki katak itu melalui foto.

"Kami juga hanya melihat data dari pabrik, sebab Ibu Rini juga mengirimkan sebagian sampelnya ke pabrik untuk diteliti," ujar Kepala BBPOM Bandung, Abdul Rahim, kepada Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (23/2/2016).

Berdasar hasil penelitian pabrik, benda itu hasil fermentasi bukan fragmen-fragmen hewan.

Adanya dampak yang dialami konsumen setelah meminum susu kemasan berisi benda menyerupai kaki katak, Abdul menilai, hal itu sangat mungkin terjadi.

Misalnya ketika penyimpanan tidak bagus atau ada kebocoran sehingga memudahkan bakteri masuk dan merusak kondisi susu kemasan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Susu itu harus diperlakukan khusus ada standar penyimpanannya. Ketika para distributor toko tidak menyimpan sesuai aturan, maka tingkat kerusakannya tinggi. Makanya kami sangat butuh sampelnya, karena kasus ini hanya satu dan kami belum melihat sampelnya," ujar Abdul.

Secara ilmiah, kata Abdul, benda menyerupai kaki katak itu pun mungkin sebagai penggumpalan susu yang ditumbuhi bakteri.

Diduga bakteri tersebut yang mengakibatkan adanya efek setelah meminum susu kemasan berisi benda menyerupai kaki katak tersebut.

"Konsumen kalau beli susu hati-hati. Cek kemasannya kemudian izin edar dan kadaluarsa. Kalau rusak komplain saja," kata Abdul.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas