Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluar Rumah Saudara, Iwan Kaget Kaca Mobilnya Sudah Pecah

Saat keluar dari kediaman saudaranya tersebut, betapa terkejutnya Irwan ketika ia melihat kaca mobil sebelah kiri depannya telah pecah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Keluar Rumah Saudara, Iwan Kaget Kaca Mobilnya Sudah Pecah
TRIBUN SUMSEL/SLAMET TEGUH
Korban saat melapor ke Polresta Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG  -  Kejahatan jalanan berupa bandit pecah kaca kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini, peristiwa tersebut dialami oleh Irwan Syahputra (39).

Kaca mobil berjenis Toyota Avanza dengan nopol BG 1523 RK‎ milik Irwan telah dipecah oleh kawanan bandit saat tengah terparkir di kawasan Jalan Sungai Sahang tepatnya di belakang perpustakaan daerah Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Sabtu (27/2/2016) malam.

Atas kejadian tersebut membuat Irwan akhirnya melapor ke Polresta Palembang.

Di hadapan petugas, Irwan yang tercatat ‎sebagai warga Jalan HBR Motik Komplek Griya Asri Mandiri Kecamatan Alang-Alang Lebar ini mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ia tengah berkunjung ke kediaman saudaranya tak jauh dari lokasi kejadian.

"Maksud hati kan ingin silaturahmi dengan keluarga. Saya sudah parkirkan kendaraan disitu sejak siang sekitar pukul 15.30, tapi baru ketahuan malam saat saya mau pulang," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (28/2/2016).

Saat keluar dari kediaman saudaranya tersebut, betapa terkejutnya Irwan ketika ia melihat kaca mobil sebelah kiri depannya telah pecah.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya itu, setelah diperiksa di dalam mobil, ternyata Irwan harus kehilangan uang tunai sebesar Rp 3,5 juta, laptop Samsung, Handphone (HP) Samsung, BPKB, dan surat-surat berharga lainnya.

"Saya tidak mengira bakal menjadi korban, biasanya saya parkir disana tidak masalah. Saya harap pelaku bisa segera ditangkap," keluh korban.(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas