Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Isu Air Laut Naik, Warga Meulaboh Panik

Ribuan masyarakat di Meulaboh,malam panik menyusul adanya informasi air laut di kawasan pantai setempat surut sepanjang lima meter pascagempa 8,3 SR

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Isu Air Laut Naik, Warga Meulaboh Panik
BMKG
Gempa di Kepulauan Mentawai 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrizal

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Ribuan masyarakat di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Rabu (2/3/2016) malam panik menyusul adanya informasi air laut di kawasan pantai setempat surut sepanjang lima meter pascagempa 8,3 SR melanda Mentawai, Sumatera Barat.

Akibatnya, masyarakat yang bermukim berdekatan dengan garis pantai hingga pukul 21.35 WIB terpaksa meninggalkan rumah, guna menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.

Pantauan Tribunnews.com di kawasan Simpang Kisaran Meulaboh, sebagian pengguna jalan terlihat panik.

Sebagian diantara mereka turut menyalakan klaksok sehingga menambah kepanikan warga.

Menanggapi isu surutnya air laut, Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat menegaskan bahwa tidak ada air surut di Meulaboh.

Kepala BPBD, Saiful AB, menghimbau agar warga tidak perlu panik sebab informasi itu tidak benar dan itu merupakan isu orang tidak bertanggung jawab.

Rekomendasi Untuk Anda

"Itu hanya isu. Kita imbau bahwa warga tidak perlu lari. Kami sudah melihat langsung ke pinggir laut tidak ada air laut naik," katanya.

Penegasan sama juga disampaikan oleh Kepala BMKG, Edi Darlupti. "Kalau air surut tentu sirine tsunami akan berbunyi. Ini tidak ada. Warga diminta tetap tenang," katanya.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas