Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bidan Sasa Menghilang Diduga Diculik Pria Berbaju Koko

Seorang bidan di RSUD dr Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, Dwi Istroatul Khoirunisa alias Sasa (25) dikabarkan menghilang dari rumahnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Bidan Sasa Menghilang Diduga Diculik Pria Berbaju Koko
Tribun Kaltim/Muhammad Fachri Ramadhani
Prayoga, suami Sasa yang melaporkan istrinya hilang sejak Kamis (3/3/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Balikpapan kembali dikejutkan dengan peristiwa orang hilang.

Belum lama ini, Wardi, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Balikpapan menghilang setelah mengambil uang sekolah Rp 66 juta di salah satu bank di bilangan Klandasan.

Kali ini menyusul seorang bidan di RSUD dr Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, Dwi Istroatul Khoirunisa alias Sasa (25) dikabarkan menghilang dari rumahnya, Perum Casa Grande Km 11, Kamis (3/3/2016).

Menurut penuturan Yoga, suami Sasa, terakhir bertemu istrinya saat mengantarkan ke Jalan Soekarno-Hatta Km 10 sebelum berangkat kerja ke Samarinda naik bus pukul 19.30 Wita, Rabu (2/3/2016) lalu.

Tak disangka hari itu merupakan pertemuan terakhir mereka berdua. Selepas itu, istrinya tidak diketahui lagi keberadaannya hingga kini.

"Malamnya sekitar pukul 23.30 Wita, saya masih ngobrol sama dia (Sasa) lewat telepon. Dia nanya saya 'cape kah Mas?' Tapi paginya saya telepon berulangkali tidak diangkat, sampai akhinya handphone tidak aktif," tutur Yoga.

Yoga pun memutuskan pulang sorenya ke Balikpapan, karena diselimuti perasaan tidak enak.

Rekomendasi Untuk Anda

Kamis (3/3/2016) sekitar pukul 21.00 Wita sampai Balikpapan menggunakan bus. Sesampainya di rumah kondisi lampu mati.

Dua motor miliknya, Yamaha Vixion warna biru dan Vario hitam milik istrinya tidak ada di rumah. Bergegas Yoga ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, tempat istrinya bekerja.

"Pintu rumah terkunci. Saya ke rumah sakit tanya teman kerjanya. Kata teman-teman kerjanya, istri saya tidak masuk. Terakhir melihat kemarin pagi saat pulang dinas sehari sebelumnya. Saya langsung kembali ke rumah meminta kunci serep rumah kepada pengembang perumahan," lanjutnya.

Sampai di rumah dan membuka pintu, kondisi masih rapi, kipas angin menyala. Hanya dua koper yang terletak di atas lemari raib entah kemana.

Sebagian pakaian santai rumah lengan pendek tidak ada, hingga bingkai mahar perkawinan yang berisikan uang turut raib. Anehnya pakaian dalam dan kosmetik masih lengkap.

"Baju dinas kerjanya juga nggak ada. Saya curiga dia pergi masih mengenakan pakaian dinas. Saat itu saya yakin istri saya diculik atau kenapa-kenapa. Saya langsung lapor polisi melalui kakak saya," ujar Yoga.

Esoknya, berdasarkan informasi polisi menurut penuturan tetangga depan rumahnya, Jumat (4/3/2016), selepas maghrib ada mobil warna putih berhenti di depan rumahnya.

Dari dalam mobil keluar pria berbaju koko dan bersongkok (peci-red) masuk ke dalam rumah. Hampir 20 menit pria tersebut di rumah.

"Tetangga itu juga melihat, pria bersongkok itu memasukkan dua koper ke dalam mobil. Setelah itu mobil langsung melaju pergi. Katanya ia yakin, itu penculikan," jelasnya.

Dugaan Penculikan
Terpisah, Kapolres Balikpapan AKBP Jefri Dian Juniarta membenarkan adanya dugaan penculikan terhadap bidan cantik oleh oknum tak dikenal yang mengenakan baju koko.

"Dia (bidan Sasa) dijemput seseorang di rumahnya. Terkait motifnya anggota Reserse dan Polsek masih menyelidiki lewat keluarga dan orang-orang terdekat," kata Kapolres.

Menurut Jefri, hasil penyelidikan sementara tidak ada indikasi maupun tanda-tanda terjadi kekerasan dalam kasus tersebut.

Ditanya terkait beredar kabar motornya telah ditemukan di wilayah Kalimantan Selatan, Jefri mengaku belum tahu.

"Saya belum tahu, tapi kalau sudah dua hari hilang kemungkinan memang bisa sampai ke sana," tandasnya.

Humas RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Dian menyatakan baru mengetahui kabar hilangnya bidan Sasa, Sabtu (5/3/2016).

Informasi dari rumah sakit, yang bersangkutan merupakan pegawai honor, dan sejak Kamis (3/3/2016) hingga kini tidak masuk kerja.

"Saya baru tahu kabarnya tadi pagi, karena tidak berada di Balikpapan," tuturnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas