Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orangtua Dwiki Minta Para Pembunuh Anaknya Dihukum Berat

Orangtua Dwiki Sopian (16) berharap polisi menghukum berat para pembunuh anaknya, karena tergolong sadis. Di tubuh Dwiki ada 107 luka tusuk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Orangtua Dwiki Minta Para Pembunuh Anaknya Dihukum Berat
Tribun Lampung/Tri Purna Jaya
Orangtua Dwiki Sopian (16), Sam un Sopian dan Jumiati, kala mengadu ke Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin, yang berkantor di Terminal Rajabasa, Kamis (10/3/2016). TRIBUN LAMPUNG/TRI PURNA JAYA 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Orangtua Dwiki Sopian (16) berharap polisi menghukum berat para pembunuh anaknya, karena tergolong sadis. Di tubuh Dwiki ada 107 luka tusuk.

“Anak saya disiksa dengan kejam. Para pelaku harus dihukum berat,” ujar Sam’un Sopian, ayah Dwiki, melalui sambungan telepon, Jumat (11/3/2016).

Sam’un mengatakan, pihak keluarga tidak menyangka Dwiki tewas dengan tragis. Selama ini Dwiki dikenal sebagai anak rumahan dan semasa hidupnya berharap di ulang tahun ke-17 dirayakan.

Keluarga korban tidak mengenal para pelaku pembunuhan anaknya. Mayat Dwiki ditemukan di semak di pinggir Jalan Raden Imba Kusuma, Telukbetung Selatan, Lampung, Senin (7/3/2016).

"Seumur-umur Dwiki enggak pernah dirayakan ulang tahunnya. Tapi kemarin, ketika saya sedang di Cirebon, dia minta ulang tahun ke-17 dirayakan," cerita Sam'un pada Rabu (9/3/2016).

Hari lahir siswa SMKN 2 Bandar Lampung itu jatuh pada 24 Maret. "Dia minta hadiahnya dibelikan lampu depan sepeda motornya, karena lampunya putus," kenang Sam'un.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas