Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Cekcok, Candra Tewas di Tangan Rekan Kerja

Candra Gunawan (31) tewas ditangan rekan kerjanya sendiri Jufri Nababan (19), Rabu (16/3/2016) sore.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Gara-gara Cekcok, Candra Tewas di Tangan Rekan Kerja
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
ilustrasi 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Candra Gunawan (31) tewas ditangan rekan kerjanya sendiri Jufri Nababan (19), Rabu (16/3/2016) sore. Ia tewas setelah dipukul sebanyak tiga kali dengan menggunakan linggis oleh Jufri.

Informasi yang dihimpun dilapangan, kejadian ini bermula ketika Candra dan Jufri sama-sama mabuk di tempat kerjanya dikawasan Kebun Pembibitan kawasan Kampung Dangas Skupang Batam, pada sehari sebelum korban tewas.

Ketika itu, Candra dan Jufri terlibat cekcok dan berujung pada perkelahian. Saat itu, Candra meludahi Jufri sehingga membuat Jufri marah.

Keesokan harinya, Rabu (16/3/2016) Jefri yang merasa masih tidak senang lalu menemui korban untuk menanyakan kembali terkait permasalahan semalam. Ketika itu, pelaku dan korban duduk santai ditempat kerja.

Dalam pertemuan tersebut, mereka kembali cekcok. Karena geram, pelaku mengambil linggis yang ada dibelakangnya. Tanpa banyak cerita, linggis itu langsung dihantam ke kepala bagian belakang korban sehingga korban tewas terkapar dan tak sadarkan diri.

Usai memukul korban, pelaku langsung pergi dari TKP. Namun ia masih berkeliaran disana. Kemudian ia mengatakan kepada Bosnya kalau pelaku tewas terkena mesin Sinso.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolsek Sekupang Kompol Fery Aprizon melalui kanit Reskrim Polsek Sekupang Ipda Buhedi Sinaga mengatakan, pelaku diantarkan oleh bosnya ke Polsek Skupang sekitar pukul 15:30 WIB. Pelaku mengakui perbuatanya setelah korban dinyatakan tewas dirumah sakit.

"Bosnya bilang, tadi pelaku mengaku di kamar mayat kalau dia yang menganiaya korban hingga tewas. Dia mengaku setelah korban dinyatakan meninggal," singkat Buhedi.(Koe)

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas