Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fenomena Equinox Tak Berdampak Langsung di Kepri

Dipastikan, daerah-daerah yang dilintasi langsung oleh garis khatulistiwa akan merasa gerah dibanding hari-hari biasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Fenomena Equinox Tak Berdampak Langsung di Kepri
Tribun Batam/Eko Setiawan
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Batam, Philip Mustamu 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM  -  Fenomena Equinox akan menghampiri negara Indonesia lima hari mendatang. Equinox adalah saat posisi matahari tepat berada di garis khatulistiwa.

Dipastikan, daerah-daerah yang dilintasi langsung oleh garis khatulistiwa akan merasa gerah dibanding hari-hari biasa.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Batam, Philip Mustamu mengatakan, untuk di Kepri fenomena Equinox tidak berdampak langsung.

Karena wilayah Kepri tidak dilalui oleh garis Khatulistiwa.

Namun bukan berarti tidak pengaruhnya maka dari itu, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah jika tidak diperlukan.

"Memang akan ada Fenomena Equinox pada tanggal 20 Maret mendatang. Tetapi untuk di Kepri tidak terlalu berdampak," sebut Fhilip, Jumat (18/3/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Fenomena Equinox ini akan terasa pada dua hari sebelum dan dua hari sesudah hari yang ditentukan.

Jadi total keseluruhan Equinox akan terjadi selama lima hari.

"Equinox terjadi pada tanggal 20, berarti tanggal 18 sampai 22 nanti akan terasa dampaknya," sambungnya.

Hal ini akan diperparah dengan rendahnya potensi hujan di wilayah Kepri. Menurut Philip, untuk minggu ini potensi hujan sangat minim sekali.

"Untuk minggu ini potensi hujan sangat kecil. kalau masyarakat merasa gerah, mandi saja. Untuk mengurangi dehidrasi konsumsi saja banyak air putih," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas