Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini 5 Daerah 'Sarang Teroris' Hasil Pemetaan BNPT Sulsel

Daerah itu diteliti setelah ditemukan kasus penyebaran paham radikalisme beberapa waktu lalu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Ini 5 Daerah 'Sarang Teroris' Hasil Pemetaan BNPT Sulsel
TRIBUN TIMUR/ DARUL AMRI
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sulawesi Selatan dan Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) saat melakukan konferensi pers, Jumat (18/3/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR  -  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sulawesi Selatan dan Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) menyebutkan Sulawesi Selatan dan Tengah adalah tempat yang paling strategis oleh kelompok terorisme.

Hal tersebut diungkapkan saat BNPT dan FKPT Sulsel menggelar konferensi pers dan silaturahmi bersam di Rumah Makan (RM) Ulu Juku, Jl Prof Abdurrahman Bassalamah (eks Racing Centre) kota Makassar, Jumat (18/3/2016), siang pukul 14.00 Wita.

Koordinator Bidang (Koorbid) FKPT Sulsel, Waspada Santing mengatakan, di provinsi Sulawesi Selatan ada lima daerah kota dan kabupaten yang telah dicatat dan didata oleh FKPT.

"Kelima kota ini kami sudah melakukan penelitian pasca yerjadi teror dan masuknya kelompok jaringan terorisme di daerah ini," kata Waspada.

Kelima kota dan kabupaten yang disebutkan yakni, kota Makassar, Enrekang, Luwu, Bulukumba dan Bone.

Daerah itu diteliti setelah ditemukan kasus penyebaran paham radikalisme beberapa waktu lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari hasil penelitian itu, FKPT Sulsel menyimpulkan semua responden menolak terkait adanya gerakan radikalisme.

"Tentu kami melakukan ini karena Sulsel adalah menjadi daerah persinggahan kelompok teroris lantaran daerah Sulsel menjadi akses keluar masuk yang gampang," jelas Waspada. (*)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas