Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polsekta Pasar Amankan Polisi Gadungan Berpangkat AKP

Sambil menjalankan aksinya, tersangka juga menghipnotis korban terlebih dahulu sehingga tanpa sadar korban menyerahkan uang hingga jutaan rupiah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dedi Nurdin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Polsekta Pasar Amankan Polisi Gadungan Berpangkat AKP
Tribun Jambi/Dedi Nurdin
Jhonny L (41), yang mengaku sebagai polisi berpangkat AKP berkutik saat tim buser menyergap kontrakannya di perumahan Teguh Permai, Kenali Asam Kecamatan Kotabaru, Kamis malam tadi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Tim Buser Polsekta Pasar, Kota Jambi membekuk polisi gadungan yang mengaku berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Tersangka atas nama Jhonny L (41) tidak berkutik saat disergap di  kontrakannya di perumahan Teguh Permai, Kenali Asam,  Kecamatan Kotabaru, Kamis (17/3/2016) malam tadi.

Dalam menjalan aksinya, tersangka Jhonny menggunakan pakaian seragam lengkap polisi berpangkat AKP mendatangi sejumlah toko di Jambi dengan modus menukarkan uang pecahan Rp 100 ribu menjadi Rp 50 ribu dua lembar.

Namun, sambil menjalankan aksinya, tersangka juga menghipnotis korban terlebih dahulu sehingga tanpa sadar korban menyerahkan uang hingga jutaan rupiah.

Kepada korban tersangka mengaku berpangkat Ajun Komisaris Polisi dan bertugas di Mapolda Jambi.

"Kalau ditanya saya bilang pangkat AKP jabatan Wakasat Reskrim Polda Jambi," katanya yang membuat anggota polsek pasar dan awak media tertawa, Jumat (18/3/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, dihadapan awak media Jhonny membantah melakukan hipnotis kepada setiap korbannya.

Dalam satu hari ia bahkan bisa meraup jutaan rupiah dari aksinya tersebut.

"Ada yang satu juta, ada Rp 800 ribu, duitnya untuk anak istri,"katanya.

Terpisah Kapolsekta pasar Kota Jambi, Kompol Ridwan Hutagaol mengatakan tersangka diamankan setelah adanya laporan sejumlah korban yang resah.

"Kita tangkap di rumahnya, dia ngontrak tapi pindah-pindah,"katanya.

Tersangka kata kapolsek pasar mengaku sebagai anggota polisi lulusan akpol tahun 2000.

"Dia ngaku anggota yang tugas di Polda Jambi, dari hasil laporan korban sekitar 60 toko," kata Kapolsek Pasar, Kota Jambi, Kompol Ridwan H.

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas