4 April Relokasi Parkir Malioboro
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menegaskan tidak akan ada penundaan relokasi parkir di kawasan Malioboro.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menegaskan tidak akan ada penundaan relokasi parkir di kawasan Malioboro, namun hanya pergeseran waktu untuk koordinasi dan tahapan persiapan.
Relokasi yang semula dilaksanakan pada tanggal 2 April, akhirnya digeser menjadi tanggal 4 April mendatang.
Ia menegaskan, relokasi parkir Malioboro mutlak dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar, terutama kawasan pedestrian yang sudah benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Khususnya kaum difabel yang selama ini kesulitan mengakses jalan.
"Begitu tanggal 4 April dilaksanakan, kita akan langsung pagari. Kita minta kerja sama dengan teman-teman juru parkir. Masyarakat sudah sangat membutukan pedestrian, terutama kaum difabel. Kalau masih ngeyel, saya berani untuk uji publik," ujar Haryadi.
Menurut Haryadi, pos pelayanan akan dibuka pada saat relokasi, pada pukul 08.00 pagi selama tiga hari berturut-turut, Rabu sampai Jumat, untuk melayani pendataan juru parkir yang resmi terdaftar oleh Pemkot Yogyakarta.
"Yang mendaftar adalah jukir, yang diberi surat tugas adalah jukir itu sendiri. Soal jukir pembantu atau asisten itu tanggung jawab jukir sendiri," ujar Haryadi.
Pihaknya juga telah menyiapkan sebanyak dua unit shuttle bus ukuran medium yang ditempatkan di TKP ABA, dan beroperasi ke selatan menyusuri Jalan Malioboro, dan berbalik lagi ke utara melalui Jalan Mataram dan kembali ke TKP ABA.