Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelaku Pembunuhan Akhirnya Diringkus Setelah 3 Tahun Buron

Tersangka ditangkap setelah hampir tiga tahun buron karena kasus pembunuhan.

Pelaku Pembunuhan Akhirnya Diringkus Setelah 3 Tahun Buron
Tribun Medan/ Array A Argus
Kanit Reskrim Polsekta Helvetia, Iptu Herison Manulang (sebelah kiri) saat menginterogasi tersangka Sigit di ruang penyidik 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Bangkit Sentosa Adi Purnomo Simanungkalit alias Sigit alias Nomo (21) warga Jl Budi Luhur No 89 Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia akhirnya diringkus petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Helvetia.

Tersangka ditangkap setelah hampir tiga tahun buron karena kasus pembunuhan. Tersangka ditangkap di kediaman pamannya yang berada di Jl Budi Luhur, Senin (4/4/2016) pagi.

Menurut Kapolsekta Helvetia, Komisaris Hendra ET didampingi Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Helvetia, Inspektur Satu Herison Manullang, kasus pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (30/3/2013) silam.

Saat itu, korbannya Haikal Fazri (16) warga Jl Binjai KM 10, Gang Dame Lorong VII, Desa Payageli, Medan Sunggal Deliserdang tengah menikmati hiburan musik di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

"Saat tengah asyik menikmati musik, entah bagaimana antara korban dan pelaku saling bersenggolan. Setelah itu, terjadilah keributan di lokasi," ungkap Hendra.

Ketika cekcok terjadi, sambung Hendra, pelaku yang datang bersama teman-temannya langsung memukuli korban.

Tidak hanya sampai disitu, pelaku yang saat itu membawa senjata tajam menikam pinggang korban sebanyak dua kali.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tewas dalam perjalanan," ungkap Hendra.

Tertangkapnya Sigit bermula dari informasi yang diterima Polsekta Helvetia.

Saat itu, dikabarkan bahwa pelaku pembunuhan yang sempat buron selama tiga tahun telah kembali ke rumahnya, dan menetap di rumah pamannya.

"Atas informasi tersebut, anggota kemudian melakukan pengecekan. Saat berada di rumah pamannya, tersangka langsung kami ringkus," ungkap Hendra.

Dalam kasus ini, sambung Hendra, tersangka lainnya bernama Sabarulah warga Jl Banteng, Gang Sederhana, Kelurahan Sei Sekambing Medan Helvetia telah lebih dulu diamankan.

Sekarang, Sabarulah tengah menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta Medan.(ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas