Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tersangka Curanmor Ini Pernah Saling Tembak dengan Kanit Reskrim

Karo (45) satu dari tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor yang diringkus Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Baru ternyata pernah ditahan

Tersangka Curanmor Ini Pernah Saling Tembak dengan Kanit Reskrim
Tribun Medan/ Array A Argus
Tersangka Andi, sebelah kanan yang ditembak petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Baru karena melawan saat ditangkap 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Terkelin Sinulingga alias Andi Sihombing alias Karo (45) satu dari tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor yang diringkus Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Baru ternyata pernah ditahan dalam kasus yang sama.

Bahkan, sebelumnya warga Jl Besar Tanjung Anom, Gang Rehulina No18, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Selayang ini pernah terlibat adu tembak senjata api dengan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Baru, Ajun Komisaris Adhie Putranto Utomo.

"Sewaktu saya menjabat sebagai Kanit Reskrim di Polsekta Sunggal, tersangka Andi ini pernah saya tangkap."

"Waktu itu, dia kami tangkap dalam kasus pencurian motor dan mobil. Bahkan, saya sempat terlibat adu tembak dengan tersangka Andi ini," ungkap Adhie, Senin (4/4/2016) sore.

Ketika terlibat adu tembak, sambung Adhie, tersangka Andi bersembunyi di atas loteng. Namun, sambung Adhie, saat itu tersangka akhirnya menyerah setelah kehabisan amunisi.

"Dia (Andi) ini pemain lama kasus pencurian kendaraan bermotor. Setelah bebas, dia beraksi lagi. Dan kami tangkap kembali karena mencuri motor dan mobil," ungkap Adhie.

Tersangka Andi yang diwawancarai Tribun semula tampak kesakitan karena kaki kanannya ditembus timah panas. Kata Andi, memang dulunya ia pernah terlibat adu tembak dengan Kanit Reskrim.

"Dulu pernah memang (terlibat adu tembak). Waktu itu saya mencuri kendaraan bermotor di Sunggal," kata Andi.

Setelah tertangkap, sambung Andi, ia menjalani hukuman lebih kurang dua tahun. Setelah bebas, Andi yang bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) kembali beraksi melakukan pencurian.(ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas