Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dari Brebes, Jokowi Bawa 'Oleh-oleh' Sekarung Daun Bawang Penuh Ulat

Jokowi, Iriana dan para petani mengobrol di bawah pohon rindang, tidak jauh dari jalan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Dari Brebes, Jokowi Bawa 'Oleh-oleh' Sekarung Daun Bawang Penuh Ulat
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo berbincang dengan petani bawang di Desa Luwung Gede, Kecamatan Larangan, Brebes, Senin (11/4/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Sejumlah petani bawang di Desa Luwung Gede, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah, mengeluhkan serangan hama ulat kepada Presiden Joko Widodo.

Keluhan itu disampaikan para petani ketika Presiden didampingi Ibu Negara Iriana datang ke pematang sawah petani, Senin (11/4/2016) siang, di sela kunjungan kerjanya di Brebes.

"Saya sudah pakai (antihama) 30 cc, tapi enggak ampuh," ujar Kiswo, salah satu petani.

Akibatnya, lahan bawang seluas seperempat hektare terancam gagal panen.

Jokowi, Iriana dan para petani mengobrol di bawah pohon rindang, tidak jauh dari jalan.

Di samping tempat mereka mengobrol, terdapat saluran irigasi.

Adapun, sekelilingnya adalah lahan sawah bawang dan cabai keriting.

Rekomendasi Untuk Anda

Cuaca cukup terik.

Jokowi kemudian meminta petani mengambil sampel daun bawang penuh hama ulat untuk dibawa ke Jakarta.

Sekarung jumlahnya.

Dia menyobek daun itu dan menunjukkan bagian dalamnya yang penuh ulat berwarna hijau.

"Tuh, lihat ulatnya. Ini nanti akan memakan habis ini," ujar Jokowi sambil menunjukkan bagian dalam daun.

"Ini mau saya bawa semuanya. Saya cek. Nanti orang Dirjen Kementerian Pertanian akan ke sini untuk mengurus masalah hama ulat tadi," lanjut dia.

Karung itu kemudian dibawa seorang anggota Paspampres ke mobil untuk dibawa ke Ibu Kota.

Jokowi mengatakan, urusan hama memang urusan kecil.

Namun, jika hal itu tidak segera diurus, akan berimbas negatif ke ekonomi petani kecil.

"Kalau tidak segera diterjunkan orang, kapan mau selesai?" ujar Jokowi.

Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas