Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemilik dan Karyawan Toko Jadi Tersangka Kasus Makanan Impor Ilegal

Pihak kepolisian masih mencari tahu asal tersangka mendapatkan makanan impor ilegal dan bahan makanan bekas tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pemilik dan Karyawan Toko Jadi Tersangka Kasus Makanan Impor Ilegal
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Ilustrasi - Tim Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung Selasa (12/4/2016) menyita ratusan bungkus makanan import tanpa label SNI dan tidak tercatat di BPOM RI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Polisi menetapkan  tiga tersangka dalam kasus peredaran makanan impor ilegal dan makanan bekas di Kota Bandung, Jawa Barat.

Mereka adalah SST yang merupakan pemilik toko dan dua pegawainya, ETS dan LLS.

Kasubid Penmas Polda Jabar, AKBP Bakhtiar Joko Mujiyono mengatakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus masih mendalami kasus tersebut.

Belum diketahui pasti berapa lama SST menjalankan bisnis ilegal tersebut.

"Ini masih kami dalami.  Namun, yang pasti, peredarannya di sekitar Kota Bandung," ujar Bakhtiar di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (15/4/2016).

Pihak kepolisian  masih mencari tahu asal tersangka mendapatkan makanan impor ilegal dan bahan makanan bekas tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi belum bisa memastikan barang bukti milik tersangka itu dijual secara bebas atau ke pihak tertentu.

Pelaku dijerat melanggar pasal 106 Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan, Pasal 139 Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, dan Pasal 62 nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

"Ancaman hukuman atas perbuatannya ini di atas lima tahun penjara," ujar Bakhtiar.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas