Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

176 Kepiting Bertelur Dilepasliarkan di Pulau Kaget, Muara Sungai Barito

Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Banjarmasin melepasliarkan 176 ekor kepiting bertelur di muara Sungai Barito yang jadi habitatnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rahmadhani
Editor: Y Gustaman
Banjarmasin Post/Rahmadhani
Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Banjarmasin melepasliarkan 176 ekor kepiting bertelur di muara Sungai Barito yang berair payau dan menjadi habitatnya, Rabu (20/4/2016).
Banjarmasin Post/Rahmadhani
Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Banjarmasin melepasliarkan 176 ekor kepiting bertelur di muara Sungai Barito yang berair payau dan menjadi habitatnya, Rabu (20/4/2016).
Banjarmasin Post/Rahmadhani
Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Banjarmasin melepasliarkan 176 ekor kepiting bertelur di muara Sungai Barito yang berair payau dan menjadi habitatnya, Rabu (20/4/2016).

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Rahmadhani

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Sebanyak 176 ekor kepiting bertelur yang disita Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Banjarmasin dari terminal kargo Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dilepasliarkan pada Rabu (20/4/2016).

Pelepasliaran dilakukan oleh Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Banjarmasin dibantu Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Banjarmasin di muara Sungai Barito yang berair payau, habitat asli kepiting-kepiting tersebut.

Penyidik BKIPM, Ichi Langlang Buana Machmud, mengatakan kepiting-kepiting bertelur ini harus segera dilepasliarkan agar bisa terus terjaga kelestariannya.

"Total ada sekitar 250 ekor kepiting bertelur yang kita amankan. Sebagain sudah mati dan sudah kita musnahkan sesuai ketentuan undang-undang," ujar Ichi.

Kepiting bertelur asal Kalsel, memang salah satu jenis kepiting unggulan yang kerap diekspor ke Singapura, Tiongkok dan Jepang.

"Biasanya melalui Jakarta atau Batam. Harga kepiting bertelur asal Kalsel bisa mencapai Rp 600 ribu per kilo, karena memiliki keunggulan rasa dagingnya yang lebih gurih," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan sekitar 1.700 ekor rajungan di bawah ukuran 200 gram yang disita sudah dimusnahkan dengan cara dibakar dan dikubur.

Saat diamankan memang sudah dalam keadaan mati disimpan dalam kotak berisi es.

BKIPM Kelas II Banjarmasin mengamankan itu semua saat inspeksi mendadak di terminal kargo Bandara Sjamsudin Noor Banjarmasin, Selasa (19/4/2016) subuh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas