Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanaman Kebun Milik Warga Seumanah Jaya Diobrak-abrik Gajah Liar

Gangguan gajah liar ini kata Zakaria tidak hanya berbulan-bulan, tapi sudah bertahun-tahun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Tanaman Kebun Milik Warga Seumanah Jaya Diobrak-abrik Gajah Liar
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Zakaria (50) petani yang mengalami disabilitas fisik warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, saat melihat gubuknya yang dirubuhkan gajah liar beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Serambi, Seni Hendri

TRIBUNNEWS.COM, IDI – Tiga gajah liar dilaporkan terus merusak berbagai jenis tanaman yang berada di perkebunan warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (22/4/2016) malam.

"Tiga ekor gajah liar masuk ke perkebunan kami. Gajah-gajah itu merusak dan memakan tanaman sawit, pisang milik kami. Gajah-gajah itu sudah seperti berhari raya di kebun kami,” ungkap Mawan (22) petani asal Gampong Seumanah Jaya, kepada Serambinews.com, Sabtu (23/4/2016).

Petani juga mengaku heran dengan sikap pemerintah dan instansi terkait. Pasalnya begitu ada gajah mati petugas perwakilan dari intansi terkait langsung turun ke lapangan untuk menyelidiki kematiannya.

“Kami heran kenapa pemerintah sangat cepat turun tangan kalau ada gajah mati. Tapi keluhan petani soal tanaman-tanaman di perkebunan warga yang dirusak gajah tidak pernah ditanggapi oleh pemerintah. Apakah pemerintah tidak mau menyikapi keluhan kami ini. Kalau tidak maka kami akan mengambil tindakan dengan cara kami sendiri,” ungkap Zakaria petani lainnya.

Gangguan gajah liar ini kata Zakaria tidak hanya berbulan-bulan, tapi sudah bertahun-tahun.

Untul itu, tidak semestinya pemerintah mendiamkan penderitaan masyarakat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami minta pemerintah dan intansi terkait segera menyikapi kasus gangguan gajah lair ini. Bupati dan Gubernur Aceh harus meresponnya jangan diam saja karena kami sudah sangat sengsara,” pinta Zakaria. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas