Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Turis Preman Bunuh Polisi di Bali

Caru Panca Sadha Untuk Kembalikan Ketenteraman Usai Amokrane Tewas

Ketenangan itu, supaya terhindar dari suasana mencekam atau gangguan negatif kehidupan mendatang‎.

Caru Panca Sadha Untuk Kembalikan Ketenteraman Usai Amokrane Tewas
TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA
Warga Banjar Tegal Gundul, Canggu Kuta Utara Badung Bali melakukan upacara pensucian desa. Hal ini dilakukan pascakejadian penusukan polisi yang dilakukan oleh seorang WNA asal Perancis, Amokrane Sabet. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Upacara Caru Panca Sudha dilakukan warga Banjar Adat Tegal Gundul, Kamis (5/5/2016) siang.

Upacara ini dilakukan oleh warga Banjar adat di Jalan Pantai Berawa itu untuk mendapat ketenangan di hari-hari berikutnya.

"Upacara Pemari Sudha atau Upacara Caru Panca Sadha‎ ialah bertujuan untuk mendapatkan kembali ketenangan di Banjar Adar Tegal Gundul," ujar Bendesa Adat ‎Canggu, Nyoman Sujapa, Kamis (5/5/2016).

Ketenangan itu, supaya terhindar dari suasana mencekam atau gangguan negatif kehidupan mendatang‎.

Itu menyusul adanya ulah Amokrane Sabet (44) WN Perancis yang meninggal karena tusukan dari belati atau pisaunya sendiri.

"Supaya aura negatif-negatif hilang di kehidupan mendatang," pungkasnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas