TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

SMAN 3 Yogyakarta, Pelajar Muhammadiyah dan HMI Bikin 'Nasi Bungkus' Trending Topic Twitter

Hingga pukul 18.20 WIB, 'Nasi Bungkus' menempati posisi delapan dari 10 trending topics.

SMAN 3 Yogyakarta, Pelajar Muhammadiyah dan HMI Bikin 'Nasi Bungkus' Trending Topic Twitter
TRIBUN JOGJA/RONA RIZKHY
Siswa SMAN 3 Yogyakarta berbagi nasi ke sejumlah warga sebagai wujud syukur atas kelulusan di Ujian Nasional (UN), Sabtu (7/5/2016). 

"Setidaknya sebagai pelajar dan orang yang berilmu pengetahuan, para siswa ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat lainnya, khususnya bagi kita yang kekurangan seperti ini," ujar Agung kepada Tribun Jogja, Sabtu (7/5/2016) sore setelah mendapatkan nasi kotak dari puluhan siswa.

Ya, puluhan siswa itu adalah perwakilan dari pelajar Muhammadiyah se-DIY. Mereka menolak keras melakukan hal-hal negatif dan bersifat hura-hura seperti berkonvoi dan mencorat-coret seragam saat kelulusan sekolah.

Menurut beberapa dari mereka, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mensyukuri atas kelulusan sekolah.

Salah satunya dengan yang mereka lakukan sore tadi.

"Soalnya dari pada uangnya dipakai konvoi nggak jelas dan buat coret-coret, mendingan dibeliin sembako dan dibagikan kepada orang-orang yang tidak mampu yang ada di jalanan," ungkap Roes Indah Lestari (18), salah satu siswa SMK Muhammadiyah 2 Moyudan yang mengikuti bakti sosial bertajuk "Aksi Sosial Lulus Seru 2016", yang difasilitasi oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah DIY (PW IPM DIY).

Hal serupa pun dikatakan oleh Ela Rosmilawati (18).

Bakti sosial yang dilakukan untuk merayakan kelulusan itu diharapkan bisa menginspirasi siswa lainnya yang baru lulus maupun yang akan lulus pada tahun yang akan datang untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi banyak orang.

"Untuk apa konvoi-konvoi dan buang-buang uang dengan cara yang tidak bermanfaat. Sebagai siswa, kita juga harus bermanfaat bagi banyak orang," tambah Ela.

Ketua PW IPM DIY, Azhar Nasih Ulwan menuturkan, pihaknya bersama para siswa Muhammadiyah se-DIY menggaungkan rasa syukur terhadap kelulusan para siswa dengan mengadakan sebuah kegiatan sosial yang bisa memberi manfaat kepada orang-orang yang tidak mampu.

Menurutnya, kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan oleh pihaknya, yang mana "Aksi Sosial Lulus Seru 2016" ini merupakan sebuah wujud untuk menyalurkan rasa syukur para siswa terhadap kelulusannya dengan kegiatan yang lebih positif.

"Kami menolak keras perayaan kelulusan yang bersifat hura-hura seperti berkonvoi dan menyoret-nyoret seragamnya," tambahnya. (*)

Editor: Robertus Rimawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas