Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Setelah Merampok dan Kabur Empat Hari, Debleng Berhasil Diringkus Polisi

Informasi yang dihimpun Tribun, perampokan itu terjadi pada Jumat 13 Mei 2016 sekitar pukul 03.00 WIB.

Setelah Merampok dan Kabur Empat Hari, Debleng Berhasil Diringkus Polisi
Ilustrasi perampokan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Polisi tangkap pria berinisial A alias Debleng. Ia duduga terlibat dalam aksi perampokan yang terjadi di sebuah rumah di RT 2/1 Kampung Warungdomba, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Informasi yang dihimpun Tribun, perampokan itu terjadi pada Jumat 13 Mei 2016 sekitar pukul 03.00 WIB.

Debleng tak sendiri dalam melakukan aksinya tersebut.

"Diduga pelaku berjumlah tiga orang. Dua pelaku lainnya kini sedang dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus melalui pesan singkat, Selasa (17/5/2016).

Yusri menjelaskan, Debleng dan dua rekannya beraksi ketika penghuni rumah sedang tidur terlelap.

Ketiganya masuk ke dalam kamar tidur korban dengan cara mencongkel jendela.

Lantas ketiganya langsung menodong korban dengan senjata tajam (sajam) jenis golok.

"Dua pelaku langsung menodongkan golok masing masing kepada korban. Kemudian mereka mengikat tangan korban diikat sambil diancam dibunuh dan ditelanjangi bila berteriak," kata Yusri.

Yusri mengatakan, seorang pelaku mengacak ngacak lemari pakaian. Ia mengambil barang yang ada di lemari tersebut.

Selanjutnya para pelaku keluar kamar tidur mengambil sepeda motor dan televisi.

"Setelah berhasil melakukan aksi, mereka langsung meninggalkan korban dalam keadaan tersekap," kata Yusri.

Seorang korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cikalong Wetan. Petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Debleng diamankan Selasa (17/5/2016).

Ia dikenakan pasal 366 KUHPidana yang ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun. (*)

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas