Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Insentif Hanya Rp 15 Juta, Dokter Spesialis di Berau Sangat Minim

Menurut Bupati Berau, Muharram, rendahnya minat para dokter spesialis yang bertugas di Berau disebabkan insentif yang terlalu kecil.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Insentif Hanya Rp 15 Juta, Dokter Spesialis di Berau Sangat Minim
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Namun persoalan layanan kesehatan tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana saja, dalam pelaksanaanya, tenaga kesehatan juga menjadi salah satu faktor penentu kualitas layanan kesehatan. 

Laporan wartawan Tribun Klatim, Geafry Necolsen 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB – Sudah sejak lama Kabupaten Berau kekurangan tenaga dokter, terutama dokter spesialis.

Menurut Bupati Berau, Muharram, rendahnya minat para dokter spesialis yang bertugas di Berau disebabkan insentif yang terlalu kecil.

“Di Kabupaten Malinau, mereka memberikan insentif Rp 65 juta per orang,” ungkapnya.

Dia lantas memberikan contoh, pendapatan seorang dokter spesialis di kota-kota besar yang berpenghasilan ratusan juta rupiah.

“Di kota-kota besar, dokter spesialis bisa menerima ratusan juta, kalau begitu caranya siapa (dokter sepesialis) yang mau bertugas di Berau kalau insentifnya hanya Rp 15 juta?," ungkapnya.

Oleh karena itu, demi lancarnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemkab Berau akan meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan di berbagai wilayah Kabupaten Berau. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam hal ini, tenaga kesehatan juga menjadi salah satu faktor penentu kualitas layanan kesehatan.

Muharram mengatakan pihaknya akan memfasilitasi persoalan tersebut dengan menaikkan nilai insentif bagi dokter spesialis.

"Kita akan fasilitasi, tapi dengan catatan, mereka bisa fokus melayani masyarakat,” tegas Muharram.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas