Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Peradi Bandar Lampung Gelar Ujian Profesi Advokat

Pelaksanaan UPA tersebut bekerja sama dengan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Peradi dan diikuti 132 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung.

Penulis: Wakos Reza Gautama
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Peradi Bandar Lampung Gelar Ujian Profesi Advokat
TRIBUNNEWS/HERUDIN
ILUSTRASI - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyelenggarakan ujian profesi advokat, di Jakarta Barat, Sabtu (14/3/2015). Ujian ini dilakukan serentak di 28 kota seluruh Indonesia dengan peserta calon advokat berjumlah 4928 serta mengusung motto zero KKN dalam kelulusannya. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - DPC Perhimpunan Advokat Indonesia  (Peradi) Bandar Lampung menggelar ujian profesi advokat (UPA) 2016.

UPA digelar di gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung, Sabtu, (21/5/2016).

Pelaksanaan UPA tersebut bekerja sama dengan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Peradi dan diikuti 132 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung.

UPA 2016 ini merupakan ke 14 kali yang digelar Peradi. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DPC Peradi Bandar Lampung M Ridho dan Rozali Umar, serta perwakilan pengurus DPN Peradi.

Nurcholis Cahyasa, panitia UPA dari DPN Peradi menjelaskan, selain di Lampung, UPA juga digelar secara serentak pada waktu yang bersamaan di 28 kota se-Indonesia dan diikuti 4.764 peserta.

“Banyak jumlah peserta, menunjukkan besarnya niat sarjana hukum untuk menggeluti profesi advokat, serta merupakan kepercayaan kepada Peradi yang dipimpin oleh rekan Fauzi Yusuf Hasibuan sebagai ketua umum DPN Peradi,” ujar Nurcholis, Sabtu, (21/5/2016) melalui rilis tertulisnya.

Berita Rekomendasi

Peradi, lanjut Nurcholis, terus meningkatkan kualitas pelaksanaan UPA, dan menerapkan manajemen yang dapat menghindari terjadinya penyimpangan dalam menentukan kelulusan peserta ujian.

“Hal ini biasa kami sebut dengan zero KKN (korupsi, kolusi dan nipotisme),” imbuhnya.

Lebih jauh Nurcholis menerangkan UPA dilaksanakan berdasarkan perintah UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat sebagai syarat menjadi seorang advokat.

“Lulus UPA adalah salah satu syarat untuk dapat diangkat menjadi advokat oleh Peradi dan diambil sumpah oleh ketua Pengadilan Tinggi," ucapnya. 

Selanjutnya, kata dia, peserta yang lulus diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan UU Advokat untuk dilakukan pengangkatan dan sumpah sebagai advokat.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas