Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tujuh Hari Operasi Patuh, 15 Kecelakaan Terjadi di Indramayu

Dari 15 kasus itu, katanya, 23 pengendara mengalami luka ringan dan kerugian materi mencapai Rp 56.600.000.

Tujuh Hari Operasi Patuh, 15 Kecelakaan Terjadi di Indramayu
Tribun Medan / Jefri
Operasi Patuh 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Setidaknya 42 kasus kecelakaan tercatat pada hari ketujuh berlangsungnya Operasi Patuh Lodaya 2016.

Kerugian materi yang ditimbulkan akibat kecelakaan yang terjadi selama tujuh hari operasi itu mencapai Rp 200.600.000.

Angka kecelakaan itu mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Polda Jabar mencatat 51 kejadian yang terjadi pada hari ketujuh Operasi Patuh Lodaya 2015. Adapun nilai kerugian akibat kecelakaan itu mencapai Rp 118.600.000.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, tak hanya jumlah kasus kecelakaan yang mengalami penurunan pada hari ketujuh operasi patuh berlangsung. Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan juga mengalami penurunan.

"Pada tahun lalu pada hari ketujuh operasi patuh, korban meninggal akibat kecelakaan terdata sebanyak sembilan orang. Pada tahun ini berkurang lima orang," ujar Yusri melalui sambungan telepon, Senin (23/5/2016).

Dikatakan Yusri, 42 kasus kecelakaan itu terjadi di 11 polres di wilayah hukum Polda Jabar. Polres Indramayu tercatat paling banyak menangani kasus kecelakaan pada hari ketujuh Operasi Patuh Lodaya 2016, yakni sebanyak 15 kasus.

Dari 15 kasus itu, katanya, 23 pengendara mengalami luka ringan dan kerugian materi mencapai Rp 56.600.000.

"Jumlah korban jiwa terbanyak justru terjadi di wilayah Polres Ciamis. Jumlah korban tewas sebanyak dua orang. Adapun jumlah kecelakaan tercatat sebanyak tiga kasus," ujar Yusri.

Berikut rincian kejadian kecelakaan per polres pada hari ketujuh Operasi Patuh Lodaya 2016.
1. Polres Bogor Kota tercatat dua kasus (korban luka berat satu orang, korban luka ringan satu orang, kerugian materi mencapai Rp 3 juta)
2. Polres Bandung tercatat satu kasus (korban tewas satu orang, korban luka ringan satu orang, kerugian materI mencapai Rp 1 juta).
3. Polres Karawang tercata lima kasus (korban luka ringan lima orang, kerugian materi mencapai Rp 1,6 juta).
4, Polres Cirebon Kota tercatat tujuh kasus (korban luka berat satu orang, korban luka ringan enam orang, kerugian materi mencapai Rp 7,1 juta).
5. Polres Indramayu tercatat 15 kasus (korban luka berat dua orang, korban luka ringan 23 orang, kerugian materi mencapai Rp 56.600.000).
6. Polres Sumedang tercatat tiga kasus (korban luka ringan sembilan orang, kerugian materi mencapai Rp 6.300.000)‬.
7. Polres Cirebon tercatat tiga kasus (korban tewas satu orang, korban luka ringan enam orang, kerugian materi mencapai Rp 11 juta).
8. Polres Ciamis tercatat tiga kasus (korban tewas dua orang, korban luka berat dua orang, korban luka ringan 11 orang, kerugian materi mencapai Rp 12.5 juta).
9. Polres Purwakarta tercatat satu kasus (korban luka berat dua orang, korban luka ringan, kerugian materi mencapai Rp 10 juta).
10. Polres Cimahi tercatat satu kasus (korban luka berat satu orang, kerugian materi mencapai Rp 1 juta).
11. Polres Garut tercatat satu kasus (korban luka ringan dua orang, kerugian materi mencapai Rp 500 ribu). (*)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas