Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lima Bocah dari Magetan Diseret Ombak Besar di Pantai Baron

Sebanyak lima orang wisatawan asal Magetan, Jawa Timur, terseret ombak pantai Baron, Gunungkidul, Rabu (25/5/2016) siang tadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Lima Bocah dari Magetan Diseret Ombak Besar di Pantai Baron
Tribun Jogja/Rendika F
Tim SAR tengah melakukan penyisiran pantai Baron, untuk menemukan korban terseret ombak, Rabu (25/5/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL -Sebanyak lima orang wisatawan asal Magetan, Jawa Timur, terseret ombak pantai Baron, Gunungkidul, Rabu (25/5/2016) siang tadi.

Beruntung empat korban berhasil diselamatkan, namun nahasnya satu korban belum diketemukan.

Berdasarkan laporan SAR wilayah II Gunungkidul, korban yang berhasil diselamatkan yakni Muklis (12), pelajar, Firman (12) pelajar, Ira (12) pelajar, Sutini (50) guru SD Negeri 1 Panakan, Magetan, Jawa Timur.

Sementara yang belum diketemukan satu orang lagi, atas nama Dwi Setyo Novanto (12) pelajar asal Dusun Panekan RT06/01 Panekan Magetan Jawa Timur.

Awal mula kejadian, saat kelima korban sedang bermain air di bibir pantai Baron Gunungkidul. Namun, gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret kelima orang wisatawan asal Panekan, Magetan tersebut.

Beruntung, warga dan tim SAR bergerak cepat langsung melakukan evakuasi terhadap lima orang korban tersebut, sehingga keempat korban berhasil diselamatkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara satu korban lagi masih dalam pencairan tim SAR.

Salah seorang saksi kejadian, Zaenal Abidin, wisatawan asal Jakarta, bercerita, anak-anak tersebut sedang bermain air di bibir pantai.

Namun tiba-tiba gelombang tinggi menyebabkan ombak besar yang kemudian menyeret kelima wisatawan asal Magetan tersebut.

Ia mengungkapkan, Sutini, guru SD menghadang siswa-siswanya saat sedang bermain air pasalnya ombak semakin meninggi. Namun akhirnya malah terbawa arus, bersama keempat siswanya.

"Kejadian kurang lebih jam empat sore tadi, dari pos pengamanan sudah dikasih tahu gelombang naik. Tetapi namanya anak kecil, tetap bermain di pantai. Tiba-tiba ombak datang, dan mereka langsung diseret ombak," ujar Zaenal Abidin.

Sekretaris SAR Wilayah II Surisdiyanto, menuturkan, pihaknya tengah dalam pencairan satu korban lagi di sekitar bibir pantai Baron dan sekitarnya.

Keempat korban selanjutnya akan dilarikan ke rumah sakit, untuk diberikan pertolongan medis.

Ia mengatakan, untuk korban yang masih hilang atas nama Dwi Setya Novanto, masih dalam pencarian ke wilayah pantai Baron dan sekitarnya. SAR dibantu warga menyisir sepanjang bibir pantai Baron.

"Kami terus lakukan penyisiran terhadap korban yang belum ketemu, harapannya korban bisa ditemukan selamat," ujarnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas