Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Brigadir Jardo Nekat Tabrak Polisi Ketika Ditangkap

Tersangka sempat menabrak petugas dengan motor karena terlibat kasus perampokan mobil di Kota Medan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Oknum kepolisian yang bertugas di Polres Aceh Timur, Brigadir Jardo Rido Subriman alias Rido (30) sempat melawan saat ditangkap petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan.

Tersangka sempat menabrak petugas dengan motor karena terlibat kasus perampokan mobil di Kota Medan.

"Saat kami amankan, tersangka JR ini menabrak salah satu anggota Sat Reskrim dengan motor. Akibat ulahnya itu, kami terpaksa melakukan tindakan tegas di tempat," kata Kapolresta Medan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kasat Reskrim Polresta Medan, Komisaris Fahrizal, Jumat (27/5/2016) sore.

Menurut Mardiaz, tersangka Jardo ini termasuk otak pelaku perampokan mobil di Jl Brigjend Katamso pada 2 Mei 2016 kemarin.

Ia bekerjasama dengan polisi kehutanan Dinas Kehutanan Sumut, Ali Amran alias Rudi (40).

Selain mengamankan kedua tersangka, Sat Reskrim Polresta Medan juga mengamankan tiga tersangka lainnya. Mereka adalah Andrian Samosir alias Andre (29), Joko Sunarto alias Tatok (52) dan Zulkifli alias Izol (42).

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika diinterogasi Mardiaz, tersangka Jardo mengaku berperan sebagai sopir saat beraksi. Sementara, tersangka Ali dan tersangka Joko membawa senjata api untuk menakut-nakuti korbannya.

"Saya cuma membawa mobil aja sewaktu beraksi pak. Kalau yang bawa senjata api, Ali," ungkap tersangka Jardo yang kakinya turut ditembak petugas.(*)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas