Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Kakinya Diamputasi Korban Erupsi Sinabung Meninggal

Cahaya Beru Tarigan (43), korban erupsi gunung Sinabung, Tanah Karo sempat menjalani amputasi di kedua kakinya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
zoom-in Setelah Kakinya Diamputasi Korban Erupsi Sinabung Meninggal
Tribun Medan/Array A Argus
Siti beru Ginting (baju biru), istri dari Cahaya Meliala Sembiring korban erupsi Gunung Sinabung saat berada di RSUP Adam Malik Medan, Senin (23/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Cahaya Beru Tarigan (43), korban erupsi gunung Sinabung, Tanah Karo yang sempat menjalani amputasi di kedua kakinya akhirnya meninggal dunia, Senin (30/5/2016) sore. Korban meninggal karena mengalami gagal pernafasan.

"Iya, korban meninggal dunia sekira pukul 18.00 WIB tadi. Apakah sudah diserahkan ke pihak keluarga atau belum, saya juga belum tahu," kata Humas RSUP Adam Malik, Sairi Saragih, Senin malam.

Ia mengatakan, luka bakar yang diderita korban cukup parah. Apalagi, lukanya sudah mulai menginfeksi bagian tubuh korban.

"Selain infeksi luka bakar, korban inikan banyak menghirup debu vulkanik. Sehingga korban mengalami gagal pernafasan," katanya.

Terkait kasus erupsi gunung Sinabung ini, korban lainnya Cahaya Meliala Sembiring (75) telah lebih dulu meninggal dunia pada Minggu (29/5/2016) kemarin. Korban meninggal akibat luka bakar di tubuhnya.

Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gunung Sinabung bertambah. Total korban meninggal dunia menjadi 9 orang.(ray/tribun-medan.com)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas