Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri: Kericuhan di Lapas Gorontalo Karena Provokasi

Saat korban ingin menandatangani BAP penyerahan tahanan di lapas, korban mendapat perlakuan yang provokatif

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polri: Kericuhan di Lapas Gorontalo Karena Provokasi
TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN
ilustrasi.Satbrimoda Polda Bali yang berada di sekretariat ormas yang terlibat bentrok. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  ‎ Mabes Polri mengatakan pemicu kerusuhan di Lapas Kelas IIA Gorontalo karena adanya ucapan provokasi yang menyulut emosi napi lainnya hingga terjadi pengeroyokan pada Bripda Muhammad Kurniawan.

K‎adiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan kejadian berawal saat Bripda Moh Kurniawan bersama pegawai Kejaksaan sedang mengawal beberapa tahanan yang akan sidang di PN Gorontalo, Selasa (31/5/2016). Selesai sidang, para tahanan diantar kembali ke Lapas.

"Saat korban ingin menandatangani BAP penyerahan tahanan di lapas, korban mendapat perlakuan yang provokatif," ucap Boy di Mabes Polri.

Boy melanjutkan napi tersebut mengeluarkan kata-kata provokatif dan berimbas pada pengeroyokan yang dilakukan oleh para napi.

Akibat pengeroyokan itu, ‎Bripda Muh Kurniawan mengalami luka robek dan oleh pihak sipir dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian berlanjut pukul 20.00 WITA, kerusuhan kembali terjadi saat polisi hendak menangkap Edi Nur Kamiden yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Bripda Muh Kurniawan.

"Ada perlawanan, diawali ada perkataan provokatif dari napi. Bahkan di antara mereka melempar petugas dengan bom molotov. Masih kami gali bom molotov itu dari mana," ujar Boy.

Rekomendasi Untuk Anda

Boy menambahkan kini ‎situasi di Lapas mulai kondusif dan masih mendapat penjagaan dari Brimob Polda Gorontalo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas