Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pelaku Penculikan Anak di Sunggal Diduga Lebih dari Satu Orang

Aksi penculikan enam orang anak yang sempat menghebohkan warga di Jl Setia, kini tengah diproses petugas Polsekta Sunggal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pelaku Penculikan Anak di Sunggal Diduga Lebih dari Satu Orang
Tribun Medan/Array A Argus
Mobil Daihatsu Xenia yang dibawa pelaku penculikan untuk mengangkut enam orang bocah korban penculikan hancur dirusak warga di Jl Medan-Binjai KM 12, Jumat (10/6/2016) malam 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Aksi penculikan enam orang anak yang sempat menghebohkan warga di Jl Setia, Gang Anggrek, Dusun XII, Desa Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (10/6/2016) malam kini tengah diproses petugas Polsekta Sunggal.

Menurut Kapolsekta Sunggal, Komisaris Daniel Marinduri, pihaknya masih mendalami keterangan korban penculikan yang selamat.

"Dari penuturan para korban, katanya mereka melihat pelakunya satu orang. Itupun yang meninggal dunia diamuk massa kemarin malam," kata Daniel, Sabtu (11/6/2016).

Namun menurut keterangan para saksi di lapangan, pelakunya ada tiga orang. Sehingga, polisi masih berusaha keras melakukan pengumpulan bukti di lapangan.

"Setelah kejadian, kami langsung melakukan cek TKP. Dari keterangan para saksi, mereka melihat pelakunya tiga orang. Dua orang lainnya berhasil melarikan diri," kata Daniel.

Terkait kesimpangsiuran informasi ini, kata Daniel, jajaran Unit Reskrim Polsekta Sunggal juga berharap masyarakat memberikan informasi yang valid terkait aksi penculikan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab kasus ini harus diungkap agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat luas.

"Ini saya masih dalami lebih lanjut keterangan saksi-saksi lainnya. Hari ini, para saksi kami periksa lagi," ungkap Daniel.

Sebelumnya, seorang pelaku penculikan bernama Robin Agus Siregar tewas setelah diamuk massa, dan nyaris dibakar hidup-hidup oleh warga.

Selain menghakimi pelaku hingga tewas, warga juga merusak mobil Daihatsu Xenia hitam BK 1943 ON yang sempat membawa enam orang bocah masing-masing Nu, An, Di, Yo, Il, dan Ri. (ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas