Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ignasius Jonan Tak Terbujuk Rayuan Kepala Dishub Malang Cek Terminal Arjosari

Handi optimistis, andai Jonan bersedia meninjau langsung lokasi terminal, pembangunan bisa dilanjutkan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Ignasius Jonan Tak Terbujuk Rayuan Kepala Dishub Malang Cek Terminal Arjosari
Surya/Gogon
Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan menaiki mobil saat akan bertolak dari Stasiun Malang usai meninjau kesiapan lebaran di sana, Kamis (16/6/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang sebenarnya ingin merayu Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk menilik Terminal Arjosari saat meninjau persiapan angkutan lebaran di Stasiun Malang, Kamis (16/6/2016).

Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto bersama Wakil Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan itu dalam perbincangan tertutup antara Kemenhub, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan Dishub Kota Malang.

Namun, rencana itu gagal karena Jonan tak berkenan. Alasannya, kata Handi, menteri harus segara bertandang ke Banyuwangi lewat berjalanan udara dari Bandara Abdulrachman Saleh.

"Dari tadi kita rayu tapi ndak mau beliau. Katanya, nanti ada jadwal lain untuk sidak (inspeksi mendadak) terminal saat arus mudik. Tapi belum tentu kan sidaknya ke Malang lagi," kata dia, usai pertemuan itu.

Handi optimistis, andai Jonan bersedia meninjau langsung lokasi terminal, pembangunan bisa dilanjutkan. Pasalnya kondisi di lapangan memang masih jauh dari perencanaan pembangunan yang disusun.

"Kalau beliau lihat langsung, pasti selesai itu tahun depan," yakinnya.

Karena keengganan menteri meninjau terminal, Handi akhirnya hanya menunjukkan foto-foto pembangunan mangkrak di Terminal Arjosari. Foto itu sengaja diambil sehari sebelumnya untuk dilaporkan ke kementerian.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski begitu, Handi tak akan menahan proses serah terima terminal tipe A ke pemerintah pusat karena hal itu tertuang dalam amanat Undang-Undang.

"Kami tetap kerjakan amanat itu. Tapi kami berharap, siapapun yang akan mengelola nanti, progres pembangunan akan tetap kami kejar. Soalnya manfaatnya terminal itu tetap sama untuk warga Malang, meski pengelolanya berganti," ujar dia. (aflahul abidin)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas