Tribun

Pembeli Gunakan Uang Palsu Ini, Buat Dua Pedagang Takjil Langsung Tutup

Tersangka membeli takjil menggunakan uang palsu seratus ribu, uang asli milik pedagang diberikan untuk pengembalian

Editor: Eko Sutriyanto
Pembeli Gunakan Uang Palsu Ini, Buat Dua Pedagang Takjil Langsung Tutup
Tribun Jateng/Muh Radlis
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Surya Malang Sri Wahyunik

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Mekipun masih tergolong baru dalam  kejahatan peredaran uang palsu, GOK (45) warga Kelurahan/Kecamatan Blimbing terbilang jeli saat beraksi.

Tidak mau uang yang digunakan untuk belanja uang palsu, ia tidak mengincar toko besar, ataupun warung kelontong besar namun pedagang tepi jalan, warung kecil hingga penjual takjil.

Sebelum bulan Ramadan lalu, GOK memiliki modal uang palsu sebanyak Rp 2 juta pecahan Rp 100.000 atau 20 lembar.

Memasuki bulan Ramadan, uang itu ia belanjakan.

Selain membeli buah di sekitar Terminal Arjosari, yang membuat dirinya tertangkap, ia juga berbelanja ke warung kecil dan penjual takjil.

Berdasarkan pengakuannya, ada dua tempat penjual takjil di Jalan Soekarno Hatta yang ia datangi.

Ia membeli makanan di kedua penjual tersebut. Di dua tempat itu, ia sama-sama mengangsurkan uang palsu pecahan seratus ribu.

Dalam dua kali transaksi itu, ia mendapatkan kembalian uang asli. Modus yang ia lakukan seperti itu.

Berbelanja di tempat kecil, tetapi ramai, dan tempatnya tidak dilengkapi alat pendeteksi uang palsu.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas