Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

"Kami Harus Bahagia, Agar Masakannya Enak"

Ibu-ibu gembira ria, tertawa lepas di sela memasak di dapur umum kamp pengungsian warga terdampak banjir bandang di Tahuna. Ini alasannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fine Wolajan
Editor: Y Gustaman
zoom-in
Tribun Manado/Fine Wolajan
Ibu-ibu bergemberia ketika memasak makanan untuk korban terdampak banjir bandang di Kecamatan Tahuna, Sulawesi Utara, Jumat (24/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, TAHUNA - Sebuah sekolah di Desa Sawangbendar, Tahuna, yang disulap sebagai kamp pengungsian warga terdampak bencana ramai, Jumat (24/6) siang.

Ibu-ibu tampak riang gembira, tertawa. Mereka saling bercanda satu sama lain. "Kami harus bahagia agar masakannya enak," ujar Fenny, seorang ibu. Ibu lain turut mengiyakan.

"Meski bencana kami tak boleh berlarut-larut dalam kesedihan," sambung dia.

Saat itu mereka sibuk memasak nasi, ikan dan sayur terong. Selama mengungsi, makanan itu yang selalu mereka masak. Ada juga telur dan mi instan.

Meski serba terbatas, mereka tak kesulitan makanan selama mengungsi pascabencana banjir bandang dan tanah longsor pada 21 Juni 2016 lalu itu.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas