Saat Orang-orang Salat Id, Dimanfaatkan Curi Telepon Genggam dan Uang Rp 2,8 Juta
Tersangka masuk melalui lubang angin-angin. Saat itu korban dan keluarganya sedang salat Idul Fitri
Editor:
Eko Sutriyanto
Penulis: David Yohanes
TRUBUNNEWS.COM, MALANG - Saat warga menjalankan salat Idul Fitri, Rabu (6/7/2016) pagi, AD (20) justru membobol rumah tetangganya.
Namun Kepolisian Sektor Ngajum berhasil menangkap AD, Kamis (7/7/2016) pukul 13.00 wib, sebelum warga Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini menjual hasil curiannya.
Menurut Kasubag Humas Polres Malang, AKP Dyan Vicky Shandi, pelaku mencuri di rumah SM (50), warga RT03, RW06 Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum.
"Dia masuk melalui lubang angin-angin. Saat itu korban dan keluarganya sedang salat Idul Fitri," terang Dyan.
Di ruang tengah, AD mengambil sebuah laptop dan sebuah telepon genggam lalu masuk ke kamar dan mengambil tiga telepon genggam dan uang tunai Rp 2,8 juta.
"Setelah menjarah rumah korban, pelaku kabur melalui pintu dapur," tambah Dyan.
Kejadian tersebut baru dilaporkan Rabu (6/7/2016) pukul 16.00 wib.
Belum sampai 24 jam dari laporan tersebut, polisi berhasil menangkap AD di rumahnya.
"Barang-barang yang diambil masih utuh. Kecuali uang tunai masih sisa satu juta rupiah," ujar Dyan.
Kini AD harus merayakan hari ke-2 lebaran di ruang tahanan Polsek Ngajum.
AD akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Baca tanpa iklan