Begini Wakapolresta Pekanbaru Genjot Anggota Ungkas Kasus
Wakil Kapolresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo, punya cara jitu menggenjot kinerja tiap-tiap kapolsek mengungkap kasus kejahatan.
Penulis:
Budi Rahmat
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Wakil Kapolresta Pekanbaru, AKBP Ady Wibowo, punya cara jitu menggenjot kinerja tiap-tiap kapolsek mengungkap kasus kejahatan.
Dalam setiap pesan yang dikirim lewat group internal, Ady selalu menyelipkan kalimat, "Pilih pengungkapan (kasus) atau kejar ayam."
Menurut dia kalimat tersebut lebih kepada peringatan kepada personel yang kurang maksimal bekerja. Pesan tersebut untuk memotivasi anggotanya meningkatkan kerjanya.
"Biar tengiang-ngiang kalau sudah membaca kalimat tersebut. Memang saya sengaja menuliskan pesan tambahan dalam setiap pesan di group (internal)," ujar Ady di sela ekspose perkara di Polresta Pekanbaru, Senin (18/7/2016).
Menurut Ady sanksi dan penghargaan akan diberikan kepada anggota sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi. Yang kurang akan dievaluasi begitu yang berhasil dapat penghargaan.
Delapan Senjata Api
Selama satu bulan pengungkapan Polresta Pekanbaru dan jajarannya menyita sebanyak delapan pucuk senjata api dari pelaku kejahatan dari 36 kasus.
Dari jumlah tersebut tersangka yang berhasil diringkus sebanyak 46 orang. Kasus narkoba teratas, disusul pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberantan.
"Dengan penyitaan senpi kita berharap kejahatan di Kota Peanbaru bisa terus ditekan. Setidaknya polisi akan terus melakukan upaya pengungkapan," terang Ady.
Dari senpi yang disita, satu diantaranya pistol merek FN, sedangkan tujuh lainnya adalah air softgun dan senjata api rakitan.
Baca tanpa iklan