Tribun

Kepala Seksi Pemerintahan di Magelang Produksi Uang Palsu Hingga Rp 7 Miliar

Di rumah ini, polisi menyita uang palsu senilai Rp 7 miliar.

Penulis: Muh Radlis
Editor: Wahid Nurdin
Kepala Seksi Pemerintahan di Magelang Produksi Uang Palsu Hingga Rp 7 Miliar
nur ichsan/warta kota/nur ichsan
ILUSTRASI - Polsek Pagedangan, merilis hasil pengungkapan peredaran uang palsu di wilayahnya yang banyak meresahkan masyarakat, Kamis (14/7). Bank Indonesia, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap peredaran uang palsu yang banyak beredar pada saat lebaran maupun pasca lebaran. WARTA KOTA/Nur Ichsan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Bareskrim Mabes Polri menggerebek sebuah rumah di Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Kamis (21/7/2016).

Di rumah ini, polisi menyita uang palsu senilai Rp 7 miliar.

Di rumah ini, polisi mengamankan dua orang bernama Aris Munandar dan Herianto.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Jateng, penggerebekan ini berawal dari penangkapan Eko Yulianto di Kabupaten Temanggung.

Dari Temanggung, polisi dari Bareskrim Mabes Polri kemudian bergerak ke Magelang dan menggerebek rumah milik Heriyanto.

Heriyanto diketahui sebagai Kepala Seksi Pemerintahan di kantor Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Di rumah itu, polisi mengamankan barang bukti Rp 7 miliar uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Uang palsu siap edar sebanyak Rp 2 miliar, sedangkan uang palsu yang belum dipotong potong banyak Rp 5 miliar.

Selain uang palsu, polisi juga menyita alat sablon sebanyak 28 kotak, alas sablon, mesin foto copt, puluhan printer, dan mesin pemotong kertas.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Liliek Darmanto, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

"Yang menangkap anggota dari Bareskrim Mabes Polri, kami cuma membackup personel," kata Liliek.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas